Sabtu, 21 Januari 2017 WIB

Close

Kasus Suap Kejati DKI Dilakukan di Toilet Hotel

Oleh : Zikri Putra | Jumat, 01 April 2016 | 14:06 WIB




SETIABUDI, PJ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi DKI. Ketiga orang tersebut, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko; Senior Manager PT Brantas Abiraya, Dandung Pamulano; dan pihak swasta bernama Marudut ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menuturkan Marudut, Dandung, dan Sudi bertemu di sebuah hotel di bilangan Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (31/3) pagi seperti yang mereka janjikan pada malam hari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, Dandung menyerahkan uang yang diduga suap kepada Marudut di toilet pria yang ada di dalam hotel. Usai bertransaksi, ketiga orang ini kembali ke mobil mereka masing-masing.

"Saat terjadi penyerahan dari DPA ke MRD, dilakukan di lantai 1 toilet pria, setelah penyerahan keduanya kembali ke mobil masing-masing," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Tim Satgas KPK langsung bergerak cepat dengan menangkap ketiga orang ini. Tak hanya itu, KPK juga menyita uang sebesar 148.835 Dollar Amerika Serikat (USD).

"Total uang yang disita USD 148.835. Terdiri dari 1.487 pecahan USD 100, selembar USD 50, tiga lembar pecahan USD 20. Kemudian dua lembar pecahan USD 10 dan lima lembar pecahan USD 1. Ini bukti yang kita dapatkan pada waktu penyerahan," ‎ungkapnya.

Dikatakan Agus, uang suap itu diserahkan Dandung dan Sudi kepada Marudut untuk mengamankan penanganan perkara PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejati DKI. Namun, Agus belum membeberkan perkara yang dimaksud. Demikian juga dengan oknum jaksa Kejati DKI yang hendak menerima uang tersebut. []

 


#Kpk #Operasi tangkap tangan #Kejati dki jakarta

Komentar


Jakarta Pusat - 32 menit yang lalu

Debat Cagub-Cawagub DKI Babak Kedua Ditambah Menjadi 120 Menit

CIKINI, PJ - Durasi debat valon gubernru dan calon wakil gubernur DKI Jakarta babak kedua tanggal 27 Januari 2017..
Bodetabek - 1 jam yang lalu

Mensos Apresiasi Polisi Ungkap Prostitusi Online di Bekasi

BEKASI, PJ - Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa menanggapi pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan..
Balaikota - 2 jam yang lalu

Pemprov DKI Bahas Usulan Revisi UU nomor 29 tahun 2007

BALAIKOTA, PJ - Usulan revisi undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang Pemprov DKI Jakarta sebagai Daerah Khusus..
Balaikota - 3 jam yang lalu

Plt Gubernur Larang Pihak Sekolah Lakukan Pungutan

BALAIKOTA, PJ - Pihak sekolah dilarang keras menarik pungutan secara paksa terhadap para anak didiknya. Hal ini..
Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

SSM Berbagi Baju dan Kaus Ahok - Djarot Lagi Di Sungai Bambu

TANJUNG PRIOK, PJ - Panas menyengat di Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat Steven Setiabudi Musa menyapa warga Sungai..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

DPRD Minahasa Pelajari Pelayanan Pemkot Jaktim

MENTENG, PJ – Belasan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Walikota Jakpus Minta Warga Optimalkan Fungsi RPTRA

TANAH ABANG, PJ - Pemkot Jakarta Pusat meminta fungsi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diminta ditingkatkan..
Jakarta Selatan - 6 jam yang lalu

Pemkot Jaksel Dirikan Posko Pemadam Kebakaran di Kompleks BIN

PANCORAN, PJ - Posko pemadam kebakaran didirikan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta..
Kepulauan Seribu - 7 jam yang lalu

Pemkab Kep. Seribu Gelar Pelatihan Teknik Mesin Kapal

KEPULAUAN SERIBU, PJ - Pelatihan teknik mesin kapal dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Pelatihan..
Jakarta Utara - 7 jam yang lalu

SSM Jelaskan Soal BPJS, KIP Dan KJP Pada Ratusan Warga Pademangan Barat

PADEMANGAN, PJ - Dalam setiap silaturahminya dengan warga, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close