Rabu, 12 Desember 2018 WIB

Kasus Suap Kejati DKI Dilakukan di Toilet Hotel

Oleh : Zikri Putra | Jumat, 01 April 2016 | 14:06 WIB




SETIABUDI, PJ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi DKI. Ketiga orang tersebut, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko; Senior Manager PT Brantas Abiraya, Dandung Pamulano; dan pihak swasta bernama Marudut ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menuturkan Marudut, Dandung, dan Sudi bertemu di sebuah hotel di bilangan Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (31/3) pagi seperti yang mereka janjikan pada malam hari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, Dandung menyerahkan uang yang diduga suap kepada Marudut di toilet pria yang ada di dalam hotel. Usai bertransaksi, ketiga orang ini kembali ke mobil mereka masing-masing.

"Saat terjadi penyerahan dari DPA ke MRD, dilakukan di lantai 1 toilet pria, setelah penyerahan keduanya kembali ke mobil masing-masing," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Tim Satgas KPK langsung bergerak cepat dengan menangkap ketiga orang ini. Tak hanya itu, KPK juga menyita uang sebesar 148.835 Dollar Amerika Serikat (USD).

"Total uang yang disita USD 148.835. Terdiri dari 1.487 pecahan USD 100, selembar USD 50, tiga lembar pecahan USD 20. Kemudian dua lembar pecahan USD 10 dan lima lembar pecahan USD 1. Ini bukti yang kita dapatkan pada waktu penyerahan," ‎ungkapnya.

Dikatakan Agus, uang suap itu diserahkan Dandung dan Sudi kepada Marudut untuk mengamankan penanganan perkara PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejati DKI. Namun, Agus belum membeberkan perkara yang dimaksud. Demikian juga dengan oknum jaksa Kejati DKI yang hendak menerima uang tersebut. []

 


Komentar


Jakarta Selatan - 10 jam yang lalu

Sisca Dewi : Saya Lebih Takut Dosa

PJ, PASAR MINGGU – Usai sidang kasus pencemaran nama baik dan pemerasan, terdakwa Sisca Dewi mengaku tidak..
Jakarta Pusat - 12 jam yang lalu

Silaturahim Bersama Ajak Relawan WIN Jaga Kerukunan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Relawan WAhana Cinta NKRI atau (WIN) berkumpul Menyanyi, menari serta berjoget bersama..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Menteri Yohana : Lansia Belum Diperhatian Secara Optimal

POROSJAKARTA.COM, TMII - Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) Yohana Yambise..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

Ketua PKRI, Stevanus Wetipo Mengutuk Keras Kelompok KKP Membunuh 31 Karyawan Pekerja Jalan Trans Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Ketua Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, Stevanus S. Wetipo mengutuk keras tindakan..
Jakarta Pusat - 1 minggu yang lalu

Kuasa Hukum Hutomo Mandala Putra, Erwin Kallo: Kami bukan Pemilik Gedung Granadi, Kami Hanya Penyewa

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Maraknya berita-berita yang tidak benar tentang disitanya gedung Granadi terkait..
Jakarta Timur - 1 minggu yang lalu

PKRI MENOLAK RENCANA AKSI MAHASISWA PAPUA SE JAWA BALI TANGGAL 1 DESEMBER 2018

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) menolak keras semua bentuk aksi..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Panglima TNI: Latihan Operasi Gabungan Tingkatkan Profesionalisme TNI

POROSJAKARTA.COM, SITOBONDO - Latihan Operasi Gabungan di Puslatpur Marinir 5 Baluran Situbondo, yang digelar dalam..
Sosok - 1 minggu yang lalu

Prof YK : Satgas Peradilan RI Hadir di Gorontalo Kawal Pelanggaran Hukum dan HAM

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Kehadiran Satuan Tugas Peradilan Rakyat Indonesia atau Satgas Peradilan RI dibawah..
Nusantara - 1 minggu yang lalu

Bagikan Buku Gratis Dalam Rangka Peduli Pendidikan di Puncak Jaya

POROSJAKARTA.COM, PAPUA -Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya berkunjung  ke pemukiman..
Film - 2 minggu yang lalu

Film One Cut Of The Dead (2018): Horor Thriller Zombie dari Jepang

POROSJAKARTA.COM -  Film One Cut of the Dead, yang memiliki judul lain Camera wo Tomeru na, adalah film Jepang..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close