Sabtu, 20 Oktober 2018 WIB

Close

Kasus Suap Kejati DKI Dilakukan di Toilet Hotel

Oleh : Zikri Putra | Jumat, 01 April 2016 | 14:06 WIB




SETIABUDI, PJ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi DKI. Ketiga orang tersebut, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko; Senior Manager PT Brantas Abiraya, Dandung Pamulano; dan pihak swasta bernama Marudut ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menuturkan Marudut, Dandung, dan Sudi bertemu di sebuah hotel di bilangan Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (31/3) pagi seperti yang mereka janjikan pada malam hari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, Dandung menyerahkan uang yang diduga suap kepada Marudut di toilet pria yang ada di dalam hotel. Usai bertransaksi, ketiga orang ini kembali ke mobil mereka masing-masing.

"Saat terjadi penyerahan dari DPA ke MRD, dilakukan di lantai 1 toilet pria, setelah penyerahan keduanya kembali ke mobil masing-masing," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Tim Satgas KPK langsung bergerak cepat dengan menangkap ketiga orang ini. Tak hanya itu, KPK juga menyita uang sebesar 148.835 Dollar Amerika Serikat (USD).

"Total uang yang disita USD 148.835. Terdiri dari 1.487 pecahan USD 100, selembar USD 50, tiga lembar pecahan USD 20. Kemudian dua lembar pecahan USD 10 dan lima lembar pecahan USD 1. Ini bukti yang kita dapatkan pada waktu penyerahan," ‎ungkapnya.

Dikatakan Agus, uang suap itu diserahkan Dandung dan Sudi kepada Marudut untuk mengamankan penanganan perkara PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejati DKI. Namun, Agus belum membeberkan perkara yang dimaksud. Demikian juga dengan oknum jaksa Kejati DKI yang hendak menerima uang tersebut. []

 


Komentar


Jakarta Pusat - 17 jam yang lalu

Jokowi Pemimpin Ideal, Bunda Milenial Siap Adu Argument dengan Emak-Emak

POROSJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Sedulur Jokowi mengadakan Rakernas dan Diskusi Publik yang berlangsung di Grand..
Seleberita - 22 jam yang lalu

Segera Tayang di Indosiar, 36 Peserta Siap Tampil di Dangdut Academy Asia 4

POROSJAKARTA.COM, SENAYAN - Eksistensi muik dangdut di Tanah Air dan di jagat musik dunia menjadi terawat dengan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Dharma Pertiwi Bangun Sumur Solar Sel Untuk Korban Gempa Lombok

POROSJAKARTA.COM, MENTENG - Ibu-ibu Dharma Pertiwi dibawah pimpinan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta Persit Kartika..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

POROSJAKARTA.COM, KUPANG - Dalam rangka meningkatkan keamanan laut di kawasan, Bakamla RI melaksanakan patroli..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Dialihkan Sementara Rute Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Untuk memperlancar pembangunan jembatan Skybridge atau Jembatan Penyeberangan Multiguna..
Balaikota - 1 hari yang lalu

Anies Baswedan : Pemprov DKI Siap Fasilitasi Relokasi Lapangan Tembak Senayan

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Pasca kasus peluru nyasar di Gedung DPRD RI pada Senin (15/10/2018) membuat beberapa..
Jakarta Timur - 1 hari yang lalu

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Jumat Pagi Ini

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Gempa berkekuatan 5.0 magnitude baru saja mengguncang Sumatera Utara pada Jumat pagi hari..
Bodetabek - 1 hari yang lalu

KPK Geledah Rumah CEO LIPPO James Riyadi, dan Rumah Bupati Bekasi Neneng Hassanah

POROSJAKARTA.COM, BEKASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah kediaman CEO Lippo Group, James..
Seleberita - 1 hari yang lalu

Ilusi Band Rilis Lagu ‘Bohong’ Saat Suhu Politik Tengah Hangat di Tanah Air

POROSJAKARTA.COM, PADANG - Seperti kerang memendam mutiara, akhirnya Ilusi Band merilis lagu ke tiganya yang berjudul..
Nusantara - 1 hari yang lalu

Satkes Kogasgabpad Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

POROSJAKARTA.COM, SUMBAWA - Satuan Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close
Close