Kamis, 30 Maret 2017 WIB

Close

Kasus Suap Kejati DKI Dilakukan di Toilet Hotel

Oleh : Zikri Putra | Jumat, 01 April 2016 | 14:06 WIB




SETIABUDI, PJ - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara di Kejaksaan Tinggi DKI. Ketiga orang tersebut, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko; Senior Manager PT Brantas Abiraya, Dandung Pamulano; dan pihak swasta bernama Marudut ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, menuturkan Marudut, Dandung, dan Sudi bertemu di sebuah hotel di bilangan Cawang, Jakarta Timur pada Kamis (31/3) pagi seperti yang mereka janjikan pada malam hari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, Dandung menyerahkan uang yang diduga suap kepada Marudut di toilet pria yang ada di dalam hotel. Usai bertransaksi, ketiga orang ini kembali ke mobil mereka masing-masing.

"Saat terjadi penyerahan dari DPA ke MRD, dilakukan di lantai 1 toilet pria, setelah penyerahan keduanya kembali ke mobil masing-masing," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4).

Tim Satgas KPK langsung bergerak cepat dengan menangkap ketiga orang ini. Tak hanya itu, KPK juga menyita uang sebesar 148.835 Dollar Amerika Serikat (USD).

"Total uang yang disita USD 148.835. Terdiri dari 1.487 pecahan USD 100, selembar USD 50, tiga lembar pecahan USD 20. Kemudian dua lembar pecahan USD 10 dan lima lembar pecahan USD 1. Ini bukti yang kita dapatkan pada waktu penyerahan," ‎ungkapnya.

Dikatakan Agus, uang suap itu diserahkan Dandung dan Sudi kepada Marudut untuk mengamankan penanganan perkara PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejati DKI. Namun, Agus belum membeberkan perkara yang dimaksud. Demikian juga dengan oknum jaksa Kejati DKI yang hendak menerima uang tersebut. []

 


Komentar


Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Wiranto: Indonesia-Prancis Sepakati Kerjasama Brantas Terorisme Siber

GAMBIR, PJ – Dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Prancis, Francois Hollande di Istana Merdeka...
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

M Iriawan: Pilkada Putaran Kedua, TNI Ikut Berjaga di Setiap TPS

SENEN, PJ – Saat pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 19 April 2017 nanti, petugas pengamanan akan..
Nusantara - 6 jam yang lalu

Mulai 1 April, Gubernur Jatim Berlakukan Aturan Angkutan Berbasis Online

SURABAYA, PJ – Mulai 1 April 2017, guna mengatur dan menata angkutan berbasis aplikasi online. sehingga tidak..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Triana: Upaya Nyata Ahok-Djarot Berkarya Bagi Umat Islam

MENTENG, PJ - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok, selama ini..
Jakarta Barat - 7 jam yang lalu

Eceng Gondok di Waduk Puri Mansion Dibersihkan

GAMBIR, PJ – Eceng gondok di Waduk Puri Mansion di Jalan Lingkar Luar Barat, Kembangan Selatan, Kembangan,..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Ahok Menerima Dukungan Ribuan Guru Swasta di DKI Jakarta

MENTENG, PJ - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima dukungan dari ribuan guru swasta..
Bodetabek - 7 jam yang lalu

7 Kurir Sabu Antardaerah Menyelundupkan Sabu 5,9 Kg Digagalkan Petugas Bandara Soetta

TANGERANG, PJ - Seorang wanita, FB (26), nekat bergabung dalam jaringan narkotika dan menjadi kurir sabu antardaerah...
Jakarta Selatan - 8 jam yang lalu

Sebanyak 1.257 Ekor Sapi Telah Divaksin Sudin KPKP Jaksel

KEBAYORAN BARU, PJ – Suku Dinas Ketahan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan sudah memvaksin..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Sobary : Ahok Tidak Menista Agama, Tapi Dinistakan Oleh Jubah-Jubah Agama

GAMBIR, PJ - Budayawan Mohamad Sobary menilai kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama..
8 jam yang lalu

Bangun TPA & Renovasi Masjid di Kampung Amrozi, Bukti Negara Hadir di Hulu Masalah Terorisme

CAWANG, PJ - Setelah membangun pesantren dan masjid Al Hidayah di Sumatera Utara, Badan Nasional Penanggulann..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close