Rabu, 28 Juni 2017 WIB

Close
Close

Prostitusi Kelas Teri di Pinggir Rel Gunung Antang

Otto Ismail | Senin, 04 April 2016 | 23:32 WIB


Joget seronok menantang maut di pinggir rel. (Foto/Istimewa)

JATINEGARA, PJ - Memang benar Jakarta  sudah jadi kota modern dan metropolitan. Tapi jangan salah, di salah satu sudut kotanya masih ada geliat prostitusi kelas teri yang sudah menggeliat sejak puluhan tahun lalu.

Tak ada yang tahu bagaimana awal mulanya, warung remang-remang di pinggir rel Gunung Antang, Jatinegara bisa ada. Yang jelas kini, setiap malam, khususnya di akhir pekan warung itu tak sekadar tempat nongkrong biasa.

Bakal ada lampu kerlap kerlip di sana. Tak cuma itu, wanita semok dengan aroma parfum yang menusuk hidung. Menurut warga sekitar, lokalisasi Gunung Antang sudah ada sejak tahun 1976. Rupanya, sampai saat ini, lokalisasi ini cukup aman dari penertiban. Untuk sampai ke tempat ini, para tamu harus berjalan kaki sekitar 50 meter dari jalan raya.

Lokalisasi ini tidak jauh dari jembatan Gang Kelor, jembatan yang cukup akrab di telinga warga sekitar. Meski cukup berbahaya, ternyata pengunjung warung remang ini cukup banyak.

Sekitar tahun 2005, lokasi ini pernah jadi perbincangan hangat. Bukan karena keberhasilan petugas melakukan penertiban tapi insiden KA Argo Muria menabrak para tamu dan PSK yang berada di lokalisasi.

Lalu siapa sebenarnya yang bertanggung jawab agar lokasi yang membahayakan ini bisa kembali sesuai fungsinya?

Menurut Kapolsek Matraman, Kompol Djoko Santoso, penertiba warung ilegal di sekitaran rel Gunung Antang adalah tugas PT KAI dan Pemprov DKI.

"Sebenarnya masalah itukan PT KAI dan DKI karena itu terkait izin mendirikan bangun, masa bangunan diperbolehkan berdiri di tepi rel," kata Djoko.

Meski demikian, kata Djoko, pihaknya tetap memberikan perhatian khusus pada daerah itu. Khususnya terkait kriminalitas yang rawan terjadi.

"Kita pernah operasi izin di sana, dan kita pernah juga kok tangkap-tangkapin. Tapi sejauh ini memang belum ada peristiwa yang mencolok seperti kasus tahun 2005 silam," tambahnya.

Djoko mengaku dalam beberapa kali giat yang dia lakukan sering ada kendala. Pemilik warung, PSK maupun para tamu mendadak sepi saat mendengar kabar polisi akan melakukan penertiban.

"Mereka banyak mata-mata juga. Jadi kalau kita masuk sudah kosong. Tapi saya dapat pastikan setiap ada kasus kriminal pasti kita tindak, termasuk preman-preman di sana," tandasnya.

Dia mengaku sudah mengkomunikasikan masalah ini pada pihak DKI maupun PT KAI. "Kita sudah sering kirim surat, dan katanya kalau nggak salah dalam waktu dekat mau ditertibkan," pungkas Djoko.

[]


Komentar


Jakarta Pusat - 32 menit yang lalu

Jabodetabek Umumnya Berawan, Beberapa Wilayah Terjadi Hujan Lokal

KEMAYORAN, PJ – BMKG hari ini, Rabu 28 Juni 2017 memprakirakan cuaca di Jabodetabek umumnya berawan, hanya..
Bodetabek - 1 jam yang lalu

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Masih Diatas Normal

BEKASI, PJ – Operator Tol Jakarta-Cikampek, PT Jasa Marga mencatat volume kendaraan di ruas jalan tol masih..
Kepulauan Seribu - 2 jam yang lalu

Makin Diminati Wisatawan, Kepulauan Seribu Dikunjungi 39.119 Orang

KEPULAUAN SERIBU, PJ – Kepulauan Seribu semakin menjadi primadona wisata Jakarta. Tak ingin mengalami macet..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Bachtiar: Presiden Adalah Simbol Negara

TEBET, PJ - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Bachtiar Nasir membantah dirinya memuji Presiden Jokowi dalam..
Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

Ditemukan Jenazah Pedagang Kopi Dekat Kandang Gajah

RAGUNAN, PJ - Jenazah seorang wanita tanpa identitas mengenakan baju panjang bermotif bunga ditemukan dekat kandang..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Ayook, Segera Daftar Program Arus Balik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut

CAWANG, PJ – Mudik merayakan Lebaran di kampung halaman tentu saja menguras energi. Untuk keselematan dalam..
Bodetabek - 6 jam yang lalu

Pemkot Bekasi Bakal Gelar Operasi Yustisi Pasca Idulfitri

BEKASI, PJ - Pasca hari raya Idulfitri 1438 H atau tepatnya pada saat arus balik dimulai pemerintah Kota Bekasi akan..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Tugu Monas Dibanjiri Ribuan Pengunjung

GAMBIR, PJ - Ribuan pengunjung memadati kawasan Tugu Monumen Nasional (Monas) yang terletak di daerah Jakarta Pusat...
Jakarta Utara - 8 jam yang lalu

Libur Lebaran, Wisata Religi di Makam Mbah Priok Ramai Dikunjungi Peziarah

KOJA, PJ – Libur Lebaran dimanfaatkan warga Jakarta untuk berkunjung ke tempat-tempat rekreasi. Namun, warga..
Jakarta Selatan - 8 jam yang lalu

Seorang Pria Mau Melompat Pagar Mapolda Jateng Ditangkap

KEBAYORAN BARU, PJ - Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial MR (32) lantaran hendak melompati pagar..
Lihat Semua

Close
Close
Close




Indeks

Close
Close
Close