Minggu, 22 Januari 2017 WIB

Close

Prostitusi Kelas Teri di Pinggir Rel Gunung Antang

Otto Ismail | Senin, 04 April 2016 | 23:32 WIB


Joget seronok menantang maut di pinggir rel. (Foto/Istimewa)

JATINEGARA, PJ - Memang benar Jakarta  sudah jadi kota modern dan metropolitan. Tapi jangan salah, di salah satu sudut kotanya masih ada geliat prostitusi kelas teri yang sudah menggeliat sejak puluhan tahun lalu.

Tak ada yang tahu bagaimana awal mulanya, warung remang-remang di pinggir rel Gunung Antang, Jatinegara bisa ada. Yang jelas kini, setiap malam, khususnya di akhir pekan warung itu tak sekadar tempat nongkrong biasa.

Bakal ada lampu kerlap kerlip di sana. Tak cuma itu, wanita semok dengan aroma parfum yang menusuk hidung. Menurut warga sekitar, lokalisasi Gunung Antang sudah ada sejak tahun 1976. Rupanya, sampai saat ini, lokalisasi ini cukup aman dari penertiban. Untuk sampai ke tempat ini, para tamu harus berjalan kaki sekitar 50 meter dari jalan raya.

Lokalisasi ini tidak jauh dari jembatan Gang Kelor, jembatan yang cukup akrab di telinga warga sekitar. Meski cukup berbahaya, ternyata pengunjung warung remang ini cukup banyak.

Sekitar tahun 2005, lokasi ini pernah jadi perbincangan hangat. Bukan karena keberhasilan petugas melakukan penertiban tapi insiden KA Argo Muria menabrak para tamu dan PSK yang berada di lokalisasi.

Lalu siapa sebenarnya yang bertanggung jawab agar lokasi yang membahayakan ini bisa kembali sesuai fungsinya?

Menurut Kapolsek Matraman, Kompol Djoko Santoso, penertiba warung ilegal di sekitaran rel Gunung Antang adalah tugas PT KAI dan Pemprov DKI.

"Sebenarnya masalah itukan PT KAI dan DKI karena itu terkait izin mendirikan bangun, masa bangunan diperbolehkan berdiri di tepi rel," kata Djoko.

Meski demikian, kata Djoko, pihaknya tetap memberikan perhatian khusus pada daerah itu. Khususnya terkait kriminalitas yang rawan terjadi.

"Kita pernah operasi izin di sana, dan kita pernah juga kok tangkap-tangkapin. Tapi sejauh ini memang belum ada peristiwa yang mencolok seperti kasus tahun 2005 silam," tambahnya.

Djoko mengaku dalam beberapa kali giat yang dia lakukan sering ada kendala. Pemilik warung, PSK maupun para tamu mendadak sepi saat mendengar kabar polisi akan melakukan penertiban.

"Mereka banyak mata-mata juga. Jadi kalau kita masuk sudah kosong. Tapi saya dapat pastikan setiap ada kasus kriminal pasti kita tindak, termasuk preman-preman di sana," tandasnya.

Dia mengaku sudah mengkomunikasikan masalah ini pada pihak DKI maupun PT KAI. "Kita sudah sering kirim surat, dan katanya kalau nggak salah dalam waktu dekat mau ditertibkan," pungkas Djoko.

[]


#Pt kai #Prostitusi gunung antang #Rel kereta

Komentar


Balaikota - 43 menit yang lalu

Plt Gubernur DKI Akan Berangkatkan 60 Orang Umroh

BALAIKOTA, PJ - Pemprov DKI Jakarta pada tahun ini berencana menambah jumlah kuota marbut yang akan diberangkatkan..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

700 Sekolah Ikuti Gebyar Sekolah Madrasah Aman Bencana

MENTENG, PJ - Pemprov DKI menggelar Gebyar Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB) di Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta..
Jakarta Selatan - 2 jam yang lalu

Ratusan Warga Bintaro Ikuti Layanan E-KTP Mobile

PESANGGRAHAN, PJ - Layanan e-KTP mobile digelar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukapil) DKI Jakarta di..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Hasto :’ Ngaji Kebangssan’ Komitmen Dalam Menjaga Kesatuan dan Persatuan

LENTENG AGUNG, PJ – Partai PDI Perjuangan menggelar ngaji bersama dengan tema ‘Ngaji Kebangsaan’,di..
Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

Warga Sungai Bambu Minta Saluran di Jl Gadang Raya Dinormalisasi

TANJUNG PRIOK, PJ – Saluran di Jl Gadang Raya Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara..
Balaikota - 4 jam yang lalu

Transjakarta Symphony Akan Digelar di 10 Halte Busway

BALAIKOTA, PJ - Kegiatan Transjakarta Symphony akan digelar PT Transportasi Jakarta di Halte Harmoni. Ini bertujuan..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

BPKG Prediksi Jabodetabek Hujan Hari ini

KEMAYORAN, PJ - Sebagian wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diprediksi akan..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Siwo PWI Sukses Gelar Diskusi Kasus Doping

GAMBIR,PJ - Siwo PWI Pusat sukses menggelar diskusi bertajuk, "Kasus Doping PON XIX/2016 Peringatan Keras dalam Misi..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Sumarno: Debat Pilkada DKI Putaran ke-2 Akan Ditambah Dua Jam

CIKINI, PJ – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan mempertimbangkan penambahan duras waktu, pada debat..
Jakarta Barat - 8 jam yang lalu

Prabowo Subianto Siap Menjadi Duta Disintegrasi Bangsa

PALMERAH, PJ – Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan,..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close