Rabu, 21 April 2021 WIB

Keluarga Korban Pencabulan Minta KPAI Mengawal Kasus Ini

Otto Ismail | Selasa, 25 Oktober 2016 | 21:15 WIB


Ilustrasi korban pencabulan. (Foto/Ist)

MENTENG, PJ - Keluarga bocah berinisial KLF (9), siswi sebuah Sekolah Dasar (SD) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama kuasa hukumnya, Selasa (25/10/ 2016) sore.

KLF diduga menjadi korban pencabulan guru olahraganya, yang berinisial SAB (45). Mereka meminta KPAI mengawal kasus yang kini sedang ditangani di Polres Metro Jakarta Selatan itu, agar tidak jalan di tempat.

Kuasa hukum korban, Heriyanto Citra Buana, menjelaskan saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. "Kami ke sini berdasarkan fungsi KPAI untuk mengawal kasus ini. Untuk juga dapat memfasilitasi pemulihan korban secara psikis. KPAI juga mengatakan akan terus bersama kami mengawal proses ini," katanya di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016).

Dia menceritakan, kejadian dugaan pencabulan terhadap kliennya itu sudah terjadi tiga kali dan berawal pada  September 2016. Pelaku, kata dia, melakukan aksi bejatnya itu di lingkungan sekolah.

Dia menjelaskan, pada 27 September 2016 terakhir kali pelaku melakukan pencabulan. Dua hari kemudian, korban mengaku kepada orangtuanya. Kemudian orangtua melaporkan ke kepolisian Jumat, 30 September 2016.

Selanjutnya, pada 3 Oktober 2016 pelaku ditangkap. "Guru olahraga itu mengajar di semua kelas. Modusnya jam olahraga di kantin, kolam renang, toilet," ujarnya.

Hingga kini, KLF yang masih duduk di kelas 4 SD itu masih mengalami trauma atas kejadian tersebut. Apalagi, korban juga sempat diancam bila melaporkan hal itu pada orangtuanya.

"Ancaman ada. Korban kini trauma jika berhadapan dengan laki-laki dewasa. Ada saksi satu di kantin jam olahraga dan sudah dimintai keterangan. Dari korban juga tidak ada perlawanan karena takut," ujarnya.

Heri mengemukakan, pihak sekolah terkesan menutupi kasus yang melibatkan salah satu guru mereka itu. Sebab, pihak sekolah tidak kooperatif dalam memberikan penjelasan soal kejadian itu terhadap keluarga korban.

"Bilangnya arahan dari dinas supaya tidak membuat kegaduhan. Kami konfirmasi ke dinas, ternyata mereka enggak tahu ada kejadian ini. Mereka juga seolah enggak tahu. Pas kami lapor ke mereka baru seakan-akan kasus ini diusut," ujarnya.

Heri mengklaim, ada korban pencabulan lainnya di sekolah itu. "Korban yang melaporkan satu. Tapi kami terima laporan ada korban yang sudah lulus," ujarnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dan berupaya untuk melakukan penyelidikan terhadap sekolah bersama KPAI.  "Kami mengajak KPAI ada investigasi ke dalam. Klien kami terjadi lebih dari tiga kali (dicabuli) dalam tempat berbeda, dalam kurun waktu satu bulan," katanya.


Komentar


Jakarta Utara - 2 hari yang lalu

Warung Bersaudara, Buka Kembali Dengan Nama 'WARSO', Waroeng Basodara, Sediakan Beragam Menu

POROSJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Toleransi dalam beragama membuat hidup lebih indah, rukun dan damai, tidak..
Nusantara - 5 hari yang lalu

Rencana Membangun Bandara Antariksa Di Biak Indonesia Targetkan Ekonomi Keantariksaan Salah Satu Penggerak Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2040

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA -  Dalam rangka  persiapan Kabupaten Biak menuju Kota Antariksa, Bupati Biak..
Bodetabek - 6 hari yang lalu

OmnibusLaw Watch Bela Rakyat dalam Bidang Pertanahan

POROSJAKARTA.COM, BOGOR - Memenuhi rasa keadilan dan meminimalisir adanya penguasaan lahan oleh sekecil kelompok..
Musik - 1 minggu yang lalu

Band Baru dengan Rasa Rindu

POROSJAKARTA.COM - Pendatang baru di pentas musik Indonesia dan belum memiliki payung label rekaman, memberanikan..
Jakarta Pusat - 2 minggu yang lalu

Ditjen Pothan Kemhan Gelar Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara Se-Indonesia

POROSJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam rangka mendukung Pembinaan Kesadaran Bela Negara serta terwujudnya pemahaman..
Bodetabek - 3 minggu yang lalu

Ketum Kosgoro 1957 Tekankan untuk Terus Berbagi di Tengah Pandemi Corona

POROSJAKARTA.COM, BOGOR - Ketua Umum (Ketum) Kosgoro 1957 sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Kegiatan Art Jo Golf..
Jakarta Timur - 3 minggu yang lalu

FKMPP : Para Koruptor Jangan Bersembunyi Dibalik Separatis – KKB di Papua dan Papua Barat

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP), Benny Marthen Maran, menyeruhkan..
Jakarta Timur - 1 bulan yang lalu

CV.Mida Mas Gugat Pailit PT.Gaya Makmur di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

POROSJAKARTA. COM- Tidak punya itikad baik untuk membayar hutang CV.Mida Mas ajukan Gugatan Pailit terhadap PT. Gaya..
Jakarta Selatan - 2 bulan yang lalu

Indeks Korupsi Turun, Pemerintah Optimalkan Pencegahan Sistem OSS

POROSJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pemerintah mengingatkan kepada pejabat publik dan aparatur sipil negara (ASN) agar..
Nusantara - 2 bulan yang lalu

Semangat Hulondtalo Moawota, Pengurus Lamahu Terbentuk

POROSJAKARTA.COM, CAWANG -Setelah melewati berbagai tahap dinamika, organisasi paguyuban Gorontalo rantau Huyula..
Lihat Semua

Close





Close
Close
Close