Senin, 26 Juni 2017 WIB

Close
Close

Jakarta Untuk Semua

Oleh : Rafi Adam | Minggu, 30 Oktober 2016 | 20:27 WIB


Anies Baswedan saat naik vespa di Jal;an Thamrin /ist

APAPUN alasannya, ya tindakan Anies ini, mengendarai sepeda motor di kawasan larangan sepeda motor melanggar peraturan lalu lintas. Kondisi ini menunjukkan bahwa timses atau pendukung Anies tidak memahami aturan di Jakarta.

Nah pelanggaran ini akhirnya membuahkan kritik dan tidak mendapat simpati. Dalam masa kampanye seperti ini tentu harus lebih teliti dan hati-hati bertindak. Bertindak hati-hati bukan hanya untuk para pasangan calon, tapi perlu juga para timses dan para pendukungnya hati-hati serta simpatik dalam bersikap.

Misalnya saja sikap mendewakan atau mengklaim calon yang didukungnya paling hebat serta menghajar habis semua pihak yang tidak mendukung calonnya. Cara bertindak berlebihan seperti yang dilakukan para pendukung Ahok yang sering menghantam secara kasar pihak-pihak tidak mendukung Ahok dan mengklaim Ahok paling hebat.

Jangan juga dengan para penolak Ahok yang terus suka memprovokasi dengan bodoh, terus membawa isu SARA menghantam Ahok.

Cara seperti ini jelas merugikan mereka sendiri dan justru menumbuhkan simpati pembelaan bagi Ahok. Sebenarnya cara bodoh SARA ini menunjukkan bahwa mereka sendiri telah terjebak pada skenario menjadi mendukung Ahok. Semakin besar provokasi SARA yang dilontarkan semakin besar pula tumbuh rasa kasihan dan dukungan bagi Ahok.

Sebaiknya para penolak Ahok ini lebih cerdas lagi mencari cara menaikkan calon yang didukungnya. Sampai saat ini belum ada kampanye Pilkada Jakarta 2017 yang menawarkan perubahan substansial agar Jakarta menjadi hidup semua warganya dari semua warga memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Jakarta Terus melawan dan terus menjatuhkan lawan justru tidak akan berbuah manis. Justru tindakan membabi buta menghantam lawan atau saingan menjadikan kondisi sebaliknya, kejatuhan pada calon yang didukung dan tambah dukungan bagi calon yang dihantam.

Nah sampai saat ini belum ada pasangan cagub-cawagub atau pendukung mereka yang menunjukkan diri sebagai pencinta Jakarta bagi semua warganya. Juga belum ada dari para pasangan calon apalagi timses atau pendukungnya yang berani mengatakan bahwa semua warga memiliki hak yang sama terhadap kotanya atau memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Ketiadaan substansi kampanye yang mengatakan bahwa kita untuk semua warga dan semua warga memiliki hak sana atas kota Jakarta ini disebabkan mereka bukan mau menjadi peluang warga dan kita Jakarta. Semua dari mereka para cagub-cawagub, timses atau pendukung hanya berpikir menjadi penguasa dan menguasai Jakarta sebagai milik kelompoknya.

Sayang sekali setelah Pilkada Jakarta tidak akan ada perubahan substansial menjadikan Jakarta untuk semua warganya dan menjadikan semua warga mendapatkan hak hidup yang sama di kota Jakarta.

Penulis :
Azas Tigor Nainggolan / Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

 

 


Komentar


Jakarta Timur - 48 menit yang lalu

Bukti Toleransi Beragama, Ribuan Warga Jatinegara Salat Idul Fitri di Jalan Raya Depan Gereja

JATINEGARA, PJ – Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah ditetapkan pemerintah jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017. Umat..
Jakarta Selatan - 1 jam yang lalu

Operasi Ramadniya, Ribuan Pengendara Kena Tilang

SEMANGGI, PJ - Operasi Ramadniya yang digelar tahun ini, 19-25 Juni 2017, menilang 8.132 kendaraan dan 4.463 lainnya..
Jakarta Timur - 2 jam yang lalu

Menhub dan Menteri PUPR, Makan Nasi Kebuli Bersama Sopir Bus di Kampung Rambutan

KAMPUNG RAMBUTAN, PJ - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat..
Bodetabek - 3 jam yang lalu

H+1 Lebaran, Antrean di Gerbang Tol Ciawi Mengular Hingga 4 Km

BOGOR, PJ – Hari kedua lebaran atau H+1, masyarakat memanfaatkan liburan panjang ke kawasan puncak, Bogor,..
Nusantara - 4 jam yang lalu

Lebaran Hari Kedua, Tol Bekasi - Cikampek Padat Merayap, Contraflow Diterapkan

CIKARANG, PJ – Tol Jakarta – Cikampek kembali macet dikarenakan tingginya volume lalu lintas kendaraan...
Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

Kualitas dan Kuantitas Kecelakaan Arus Mudik 2017 Menurun

KEBAYORAN BARU, PJ – Angka kecelakaan arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2017 menurun, dilihat dari kuantitas..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Tak Ada Operasi Yustisi, Dilakukan Program Bina Kependudukan

BALAI KOTA, PJ – Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta tidak menggelar operasi yustisi untuk menjaring dan memulangkan..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Sandiaga : Datanglah Ke Jakarta dengan Keahlian untuk Bekerja

KEBAYORAN BARU, PJ - Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mengatakan sah-sah saja warga daerah datang ke..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Hari Ini Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Disertai Petir

KEMAYORAN, PJ – Hari ini, 26 Juni 2017, BMKG memperingatkan adanya potensi hujan disertai kilat/petir dengan..
Jakarta Barat - 9 jam yang lalu

Lebaran Hari Pertama RPTRA Kalijodo Ramai Dikujungi Warga

TAMBORA, PJ – Memanfaatkan hari pertama libur Lebaran 2017, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo,..
Lihat Semua

Close
Close
Close




Indeks

Close
Close
Close