Minggu, 22 Januari 2017 WIB

Close

Jakarta Untuk Semua

Oleh : Rafi Adam | Minggu, 30 Oktober 2016 | 20:27 WIB


Anies Baswedan saat naik vespa di Jal;an Thamrin /ist

APAPUN alasannya, ya tindakan Anies ini, mengendarai sepeda motor di kawasan larangan sepeda motor melanggar peraturan lalu lintas. Kondisi ini menunjukkan bahwa timses atau pendukung Anies tidak memahami aturan di Jakarta.

Nah pelanggaran ini akhirnya membuahkan kritik dan tidak mendapat simpati. Dalam masa kampanye seperti ini tentu harus lebih teliti dan hati-hati bertindak. Bertindak hati-hati bukan hanya untuk para pasangan calon, tapi perlu juga para timses dan para pendukungnya hati-hati serta simpatik dalam bersikap.

Misalnya saja sikap mendewakan atau mengklaim calon yang didukungnya paling hebat serta menghajar habis semua pihak yang tidak mendukung calonnya. Cara bertindak berlebihan seperti yang dilakukan para pendukung Ahok yang sering menghantam secara kasar pihak-pihak tidak mendukung Ahok dan mengklaim Ahok paling hebat.

Jangan juga dengan para penolak Ahok yang terus suka memprovokasi dengan bodoh, terus membawa isu SARA menghantam Ahok.

Cara seperti ini jelas merugikan mereka sendiri dan justru menumbuhkan simpati pembelaan bagi Ahok. Sebenarnya cara bodoh SARA ini menunjukkan bahwa mereka sendiri telah terjebak pada skenario menjadi mendukung Ahok. Semakin besar provokasi SARA yang dilontarkan semakin besar pula tumbuh rasa kasihan dan dukungan bagi Ahok.

Sebaiknya para penolak Ahok ini lebih cerdas lagi mencari cara menaikkan calon yang didukungnya. Sampai saat ini belum ada kampanye Pilkada Jakarta 2017 yang menawarkan perubahan substansial agar Jakarta menjadi hidup semua warganya dari semua warga memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Jakarta Terus melawan dan terus menjatuhkan lawan justru tidak akan berbuah manis. Justru tindakan membabi buta menghantam lawan atau saingan menjadikan kondisi sebaliknya, kejatuhan pada calon yang didukung dan tambah dukungan bagi calon yang dihantam.

Nah sampai saat ini belum ada pasangan cagub-cawagub atau pendukung mereka yang menunjukkan diri sebagai pencinta Jakarta bagi semua warganya. Juga belum ada dari para pasangan calon apalagi timses atau pendukungnya yang berani mengatakan bahwa semua warga memiliki hak yang sama terhadap kotanya atau memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Ketiadaan substansi kampanye yang mengatakan bahwa kita untuk semua warga dan semua warga memiliki hak sana atas kota Jakarta ini disebabkan mereka bukan mau menjadi peluang warga dan kita Jakarta. Semua dari mereka para cagub-cawagub, timses atau pendukung hanya berpikir menjadi penguasa dan menguasai Jakarta sebagai milik kelompoknya.

Sayang sekali setelah Pilkada Jakarta tidak akan ada perubahan substansial menjadikan Jakarta untuk semua warganya dan menjadikan semua warga mendapatkan hak hidup yang sama di kota Jakarta.

Penulis :
Azas Tigor Nainggolan / Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

 

 


#Anies Baswedan #Naik vespa #Kampanye pilkada

Komentar


Jakarta Pusat - 13 menit yang lalu

Transjakarta Symphoni Akan Hibur Penumpang di Halte Busway

GAMBIR, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono akan memberikan kesempatan pengamen jalanan..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

Simulasi Pencoblosan Pilkada DKI di Pulau Seribu

SENEN, PJ - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar simulasi pencoblosan surat suara Pemilihan Kepala..
Jakarta Utara - 2 jam yang lalu

Malam Mingguan Bareng Ahok Nobar Film Soekarno

KELAPA GADING,PJ – Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) menonton film Soekarno..
Balaikota - 3 jam yang lalu

Sumarsono: Tahun Ini Kuota Umrah Marbut di Tambah

KOJA, PJ - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada tahun ini berencana menambah jumlah kuota ibadah umrah..
Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Ke Arab Saudi, BNPT Perkaya Ilmu Deradikalisasi

CAWANG,PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH melakukan..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Program Pemberantasan Narkoba di Sisipkan Dalam Debat Cagub DKI

MENTENG,PJ – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan, program pemberantasan..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Moderator Debat Kedua Cagub-Cawagub DKI Belum Ditentukan

CIKINI, PJ - KPU DKI Jakarta hingga saat ini masih menggodok nama moderator yang akan memandu jalannya debat kedua..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Debat Cagub-Cawagub DKI Babak Kedua Ditambah Menjadi 120 Menit

CIKINI, PJ - Durasi debat valon gubernru dan calon wakil gubernur DKI Jakarta babak kedua tanggal 27 Januari 2017..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Mensos Apresiasi Polisi Ungkap Prostitusi Online di Bekasi

BEKASI, PJ - Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa menanggapi pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan..
Balaikota - 9 jam yang lalu

Pemprov DKI Bahas Usulan Revisi UU nomor 29 tahun 2007

BALAIKOTA, PJ - Usulan revisi undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang Pemprov DKI Jakarta sebagai Daerah Khusus..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close