Minggu, 30 April 2017 WIB

Close

Jakarta Untuk Semua

Oleh : Rafi Adam | Minggu, 30 Oktober 2016 | 20:27 WIB


Anies Baswedan saat naik vespa di Jal;an Thamrin /ist

APAPUN alasannya, ya tindakan Anies ini, mengendarai sepeda motor di kawasan larangan sepeda motor melanggar peraturan lalu lintas. Kondisi ini menunjukkan bahwa timses atau pendukung Anies tidak memahami aturan di Jakarta.

Nah pelanggaran ini akhirnya membuahkan kritik dan tidak mendapat simpati. Dalam masa kampanye seperti ini tentu harus lebih teliti dan hati-hati bertindak. Bertindak hati-hati bukan hanya untuk para pasangan calon, tapi perlu juga para timses dan para pendukungnya hati-hati serta simpatik dalam bersikap.

Misalnya saja sikap mendewakan atau mengklaim calon yang didukungnya paling hebat serta menghajar habis semua pihak yang tidak mendukung calonnya. Cara bertindak berlebihan seperti yang dilakukan para pendukung Ahok yang sering menghantam secara kasar pihak-pihak tidak mendukung Ahok dan mengklaim Ahok paling hebat.

Jangan juga dengan para penolak Ahok yang terus suka memprovokasi dengan bodoh, terus membawa isu SARA menghantam Ahok.

Cara seperti ini jelas merugikan mereka sendiri dan justru menumbuhkan simpati pembelaan bagi Ahok. Sebenarnya cara bodoh SARA ini menunjukkan bahwa mereka sendiri telah terjebak pada skenario menjadi mendukung Ahok. Semakin besar provokasi SARA yang dilontarkan semakin besar pula tumbuh rasa kasihan dan dukungan bagi Ahok.

Sebaiknya para penolak Ahok ini lebih cerdas lagi mencari cara menaikkan calon yang didukungnya. Sampai saat ini belum ada kampanye Pilkada Jakarta 2017 yang menawarkan perubahan substansial agar Jakarta menjadi hidup semua warganya dari semua warga memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Jakarta Terus melawan dan terus menjatuhkan lawan justru tidak akan berbuah manis. Justru tindakan membabi buta menghantam lawan atau saingan menjadikan kondisi sebaliknya, kejatuhan pada calon yang didukung dan tambah dukungan bagi calon yang dihantam.

Nah sampai saat ini belum ada pasangan cagub-cawagub atau pendukung mereka yang menunjukkan diri sebagai pencinta Jakarta bagi semua warganya. Juga belum ada dari para pasangan calon apalagi timses atau pendukungnya yang berani mengatakan bahwa semua warga memiliki hak yang sama terhadap kotanya atau memiliki hak hidup sama di Jakarta.

Ketiadaan substansi kampanye yang mengatakan bahwa kita untuk semua warga dan semua warga memiliki hak sana atas kota Jakarta ini disebabkan mereka bukan mau menjadi peluang warga dan kita Jakarta. Semua dari mereka para cagub-cawagub, timses atau pendukung hanya berpikir menjadi penguasa dan menguasai Jakarta sebagai milik kelompoknya.

Sayang sekali setelah Pilkada Jakarta tidak akan ada perubahan substansial menjadikan Jakarta untuk semua warganya dan menjadikan semua warga mendapatkan hak hidup yang sama di kota Jakarta.

Penulis :
Azas Tigor Nainggolan / Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

 

 


Komentar


Arena - 13 menit yang lalu

Forum Cabor se DKI Sesalkan Musorprov Abaikan Saran Gubernur DKI

KEBAYORAN BARU, PJ - Forum Cabor seluruh DKI Jakarta sesalkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang..
Jakarta Selatan - 1 jam yang lalu

Malam Final Abnon Jaksel, Melvin dan Karina Terpilih Jadi Abnon Jaksel 2017

SETIABUDI, PJ – Malam final pemilihan Abang None (Abnon) Jakarta Selatan tahun 2017, di selenggrakan di Balai..
Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

Sumarno: Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Putaran Kedua di Kep.Seribu Tertinggi

GAMBIR, PJ – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, partisipasi pemilih di..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

PKB Siapkan 3 Kader Untuk Maju di Pilkada Jabar 2018

MENTENG, PJ - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan, saat ini sedang berunding..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkada DKI Meningkat 78 persen

GAMBIR, PJ - Data real count yang ada di situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), tercatat ada 5.661.895 suara yang..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Sumarsono: Bila Tidak Ada Gugatan ke MK, KPU DKI Tetapkan Gubernur Terpilih 5 Mei 2017

GAMBIR, PJ – Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyied Baswedan dan Sandiaga Salahudi Uno mengungguli..
Kepulauan Seribu - 7 jam yang lalu

Sudinkominfotik Kep.Seribu Uji Coba Penggunaan Telepon Digital

KEPULAUAN SERIBU, PJ – Guna memenuhi kebutuhan telekomunikasi di Kepulauan Seribu. Penggunaan telepon digital..
Jakarta Utara - 8 jam yang lalu

Panitia & Peserta 'Porosjakarta Kalijodo Kreatif Festival 2017' Lakukan Aksi Pungut Sampah

PENJARINGAN, PJ – Guna menjaga keindahan dan kebersihan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo. Panitia dan..
Jakarta Timur - 11 jam yang lalu

369 Kasus Peristiwa Kebakaran Terjadi di Ibukota Periode Januari-April

CAWANG, PJ - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Subejo menuturkan, kasus..
Jakarta Utara - 13 jam yang lalu

Wagub DKI: May Day Momentum Untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja

CILINCING, PJ – Kinerja para buruh selama ini telah luar biasa karena mampu menunjukan kemampuan dengan baik..
Lihat Semua

Close
Close



Indeks


Close
Close
Close