Minggu, 22 Januari 2017 WIB

Close

Apapun Hasil Gelar Perkara, Hormati Hasilnya

Oleh : | TB Adhi | Rabu, 16 Nopember 2016 | 07:16 WIB


Suasa gelar perkara kasus penistaan agama /ist

SAAT tim Bareskrim Polri melakukan gelar perkara pengusutan kasus dugaan penistaan agama, yang dimulai sejak pkl -09.20 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), apa yang dilakukan oleh Ahok? Ia menemui simpatisan yang mendatangi posko pengaduan Balai Rakyat di dekat Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Basuki Tjahaja Purnama sah-sah saja melakukan apa pun yang bernilai konstruktif dalam masa kampanye Pilgub DKI 2017 ini. Termasuk untuk memutuskan tidak menghadiri gelar perkara dari dugaan penistaan agama yang dilakukannyya medio September 2016 silam di Kepulauan Seribu.

Setelah sempat menjadi kontroversi, antara akan datang dan tidak, Ahok akhirnya memutuskan tidak menghadiri acara gelar perkara dan memilih untuk menemui simpatisannya di Balai Rakyat dekat Taman Situ Lembang itu.

Memang tidak ada ketentuan yang mengatur Ahok wajib datang dan memberikan keterangan dalam acara gelar perkara yang akhirnya dihelat selama sekitar 10 jam dari pkl 09.20 WIB hingga pkl 20.00 WIB. Dalam kurun waktu itu tim penyidik telah meminta keterangan dari sebayak 18 saksi ahli.

Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara yang bersifat terbuka tetapi terbatas tersebut. Yakni, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor, diantaranya adalah ahli tafsir dari Mesir. Kalangan media dibebaskan meliput, tetapi tayangan langsung televisi tak diperkenankan. Alhasil, beberapa SNG (satelite news gathering) atau mobil satelit beberapa studio tivi tak bisa dioperasikan secara maksimal.

Rencananya, hasil dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut akan disampaikan pada Rabu (16/11/2016) pkl 10.00 WIB pagi ini. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut apapun hasilnya, dia tetap menghargai kerja tim di Bareskrim.

"Apapun hasilnya saya menghargai tim ini karena mereka bekerja berdasarkan UU pasal 74 dan pasal 5 KUHP memberikan kewenangan terhadap penyelidik," kata Tito usai menghadiri sebuah acara 'An Evening with Kapolri' di Gedung Bhayangkari, Jl Sanjaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Jenderal Tito, seperti dikutip banyak media, memilih tak berkomentar banyak, termasuk soal situasi keamanan jelang pengumuman tersebut.

"Mestinya semua bersabarlah," komentar Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri. "Saat ini tim sedang merumuskan kesimpulan sementara. Besok pagi kita umumkan hasil rumusannya," demikian disampaikan Komjen Ari Dono Sukmanto, Selasa Malam di Rupatama Mabes Polri.

Jika kalangan media mempertanyakan masalah keamanan dan pengamanan terkait kesimpulan dari kasus dugaan penistaan agama tersebut, sebenarnya itu sah-sah saja. Tensi atau suhu politik di ibukota saat ini terpantau panas.

Hujan deras memang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir, menyebabkan sebagian wilayah ibukota tergenang air. Hujan sekaligus meminimalisasi dampak dari tensi politik yang cenderung tinggi, menjelang penyampaian kesimpulan dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini.

Tensi tinggi itu pun menerjang Partai Golkar dengan kian retaknya hubungan antara Ketua Dewan Pembina Ir.Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Setya Novanto.

Sebelumnya, ARB dikesankkan mengkritisi kebijakan partai yang memutuskan tetap solid mendukung Ahok-Djarot Siaful Hidayat pada Pilkada serentak 15 Februari 2017. Itulah yang menjadi pemicunya. Pasalnya, Setya Novanto dan Partai Golkarnya memutuskan tetap solid mendukung duet petahana gubernur DKI Jakarta itu. []

 


#Ahok #Penistaan agama #Gelar perkara

Komentar


Jakarta Pusat - 13 menit yang lalu

Transjakarta Symphoni Akan Hibur Penumpang di Halte Busway

GAMBIR, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono akan memberikan kesempatan pengamen jalanan..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

Simulasi Pencoblosan Pilkada DKI di Pulau Seribu

SENEN, PJ - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar simulasi pencoblosan surat suara Pemilihan Kepala..
Jakarta Utara - 2 jam yang lalu

Malam Mingguan Bareng Ahok Nobar Film Soekarno

KELAPA GADING,PJ – Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) menonton film Soekarno..
Balaikota - 3 jam yang lalu

Sumarsono: Tahun Ini Kuota Umrah Marbut di Tambah

KOJA, PJ - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada tahun ini berencana menambah jumlah kuota ibadah umrah..
Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Ke Arab Saudi, BNPT Perkaya Ilmu Deradikalisasi

CAWANG,PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH melakukan..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Program Pemberantasan Narkoba di Sisipkan Dalam Debat Cagub DKI

MENTENG,PJ – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan, program pemberantasan..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Moderator Debat Kedua Cagub-Cawagub DKI Belum Ditentukan

CIKINI, PJ - KPU DKI Jakarta hingga saat ini masih menggodok nama moderator yang akan memandu jalannya debat kedua..
Jakarta Pusat - 7 jam yang lalu

Debat Cagub-Cawagub DKI Babak Kedua Ditambah Menjadi 120 Menit

CIKINI, PJ - Durasi debat valon gubernru dan calon wakil gubernur DKI Jakarta babak kedua tanggal 27 Januari 2017..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Mensos Apresiasi Polisi Ungkap Prostitusi Online di Bekasi

BEKASI, PJ - Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansa menanggapi pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan..
Balaikota - 9 jam yang lalu

Pemprov DKI Bahas Usulan Revisi UU nomor 29 tahun 2007

BALAIKOTA, PJ - Usulan revisi undang-undang nomor 29 tahun 2007 tentang Pemprov DKI Jakarta sebagai Daerah Khusus..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close