Minggu, 26 Maret 2017 WIB

Close

Apapun Hasil Gelar Perkara, Hormati Hasilnya

Oleh : | TB Adhi | Rabu, 16 Nopember 2016 | 07:16 WIB


Suasa gelar perkara kasus penistaan agama /ist

SAAT tim Bareskrim Polri melakukan gelar perkara pengusutan kasus dugaan penistaan agama, yang dimulai sejak pkl -09.20 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), apa yang dilakukan oleh Ahok? Ia menemui simpatisan yang mendatangi posko pengaduan Balai Rakyat di dekat Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Basuki Tjahaja Purnama sah-sah saja melakukan apa pun yang bernilai konstruktif dalam masa kampanye Pilgub DKI 2017 ini. Termasuk untuk memutuskan tidak menghadiri gelar perkara dari dugaan penistaan agama yang dilakukannyya medio September 2016 silam di Kepulauan Seribu.

Setelah sempat menjadi kontroversi, antara akan datang dan tidak, Ahok akhirnya memutuskan tidak menghadiri acara gelar perkara dan memilih untuk menemui simpatisannya di Balai Rakyat dekat Taman Situ Lembang itu.

Memang tidak ada ketentuan yang mengatur Ahok wajib datang dan memberikan keterangan dalam acara gelar perkara yang akhirnya dihelat selama sekitar 10 jam dari pkl 09.20 WIB hingga pkl 20.00 WIB. Dalam kurun waktu itu tim penyidik telah meminta keterangan dari sebayak 18 saksi ahli.

Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara yang bersifat terbuka tetapi terbatas tersebut. Yakni, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor, diantaranya adalah ahli tafsir dari Mesir. Kalangan media dibebaskan meliput, tetapi tayangan langsung televisi tak diperkenankan. Alhasil, beberapa SNG (satelite news gathering) atau mobil satelit beberapa studio tivi tak bisa dioperasikan secara maksimal.

Rencananya, hasil dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut akan disampaikan pada Rabu (16/11/2016) pkl 10.00 WIB pagi ini. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut apapun hasilnya, dia tetap menghargai kerja tim di Bareskrim.

"Apapun hasilnya saya menghargai tim ini karena mereka bekerja berdasarkan UU pasal 74 dan pasal 5 KUHP memberikan kewenangan terhadap penyelidik," kata Tito usai menghadiri sebuah acara 'An Evening with Kapolri' di Gedung Bhayangkari, Jl Sanjaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Jenderal Tito, seperti dikutip banyak media, memilih tak berkomentar banyak, termasuk soal situasi keamanan jelang pengumuman tersebut.

"Mestinya semua bersabarlah," komentar Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri. "Saat ini tim sedang merumuskan kesimpulan sementara. Besok pagi kita umumkan hasil rumusannya," demikian disampaikan Komjen Ari Dono Sukmanto, Selasa Malam di Rupatama Mabes Polri.

Jika kalangan media mempertanyakan masalah keamanan dan pengamanan terkait kesimpulan dari kasus dugaan penistaan agama tersebut, sebenarnya itu sah-sah saja. Tensi atau suhu politik di ibukota saat ini terpantau panas.

Hujan deras memang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir, menyebabkan sebagian wilayah ibukota tergenang air. Hujan sekaligus meminimalisasi dampak dari tensi politik yang cenderung tinggi, menjelang penyampaian kesimpulan dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini.

Tensi tinggi itu pun menerjang Partai Golkar dengan kian retaknya hubungan antara Ketua Dewan Pembina Ir.Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Setya Novanto.

Sebelumnya, ARB dikesankkan mengkritisi kebijakan partai yang memutuskan tetap solid mendukung Ahok-Djarot Siaful Hidayat pada Pilkada serentak 15 Februari 2017. Itulah yang menjadi pemicunya. Pasalnya, Setya Novanto dan Partai Golkarnya memutuskan tetap solid mendukung duet petahana gubernur DKI Jakarta itu. []

 


Komentar


Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Sosialisasikan Budaya Betawi, Disparbud Gelar Sapta Pesona

CAWANG, PJ – Pengembangan pariwisata di DKI Jakarta sesuai dengan aturan pelestarian budaya betawi. Untuk..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Organda: Semua Pelaku Usaha Transportasi Ikuti Aturan Permenhub 32

MENTENG, PJ – Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 Tentang transportasi berbasis..
6 jam yang lalu

Pemeriksaan TB Dilakukan Sudin Kesehatan Jakut

TANJUNG PRIOK, PJ – Memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Kegiatan Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH)..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Peringatan Hari Air Sedunia Digelar PD PAM Jaya

CILANDAK, PJ – Peringatan Hari Air Sedunia digelar Perusahaan Daerah (PD) PAM Jaya di area Sarana Penampungan..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Wapres Putuskan 36 Cabang Olahraga Asian Games 2018

SENAYAN, PJ – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sebagai Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018,..
Jakarta Timur - 9 jam yang lalu

Sumarsono: Pemprov DKI Optimis Venue Selesai Tepat Waktu

CAWANG, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyebut, ada tiga hal yang menjadi fokus..
Bodetabek - 10 jam yang lalu

Ini 11 Kesepakatan Damai Sopir Angkot & Driver Ojek Online di Bogor

BOGOR, PJ - Sopir angkot dan driver ojek online di Bogor sudah sepakat berdamai, Hal ini ,menyusul kericuhan yang..
Jakarta Timur - 11 jam yang lalu

Djan Faridz Turun Gunung, Yakinkan Umat Islam Pendukung Ahok-Djarot

CAKUNG, PJ – Untuk mengembalikan kepercayaan warga di DKI Jakarta, partai pendukung pasangan Calon Gubernur DKI..
Nusantara - 11 jam yang lalu

Teladani Figur Hamka Hadapi Gelombang Globalisasi dan Dinamika Bangsa

PADANG, PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH mengajak..
Jakarta Barat - 11 jam yang lalu

Ridho Rhoma Sudah Dua Tahun Menjadi Budak Narkoba

PALMERAH, PJ - Rupanya diam-diam, Ridho Rhoma sudah lama jadi pencandu narkoba. Pengakuannya kepada polisi sudah..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close