Kamis, 29 Juni 2017 WIB

Close
Close

Apapun Hasil Gelar Perkara, Hormati Hasilnya

Oleh : | TB Adhi | Rabu, 16 Nopember 2016 | 07:16 WIB


Suasa gelar perkara kasus penistaan agama /ist

SAAT tim Bareskrim Polri melakukan gelar perkara pengusutan kasus dugaan penistaan agama, yang dimulai sejak pkl -09.20 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), apa yang dilakukan oleh Ahok? Ia menemui simpatisan yang mendatangi posko pengaduan Balai Rakyat di dekat Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Basuki Tjahaja Purnama sah-sah saja melakukan apa pun yang bernilai konstruktif dalam masa kampanye Pilgub DKI 2017 ini. Termasuk untuk memutuskan tidak menghadiri gelar perkara dari dugaan penistaan agama yang dilakukannyya medio September 2016 silam di Kepulauan Seribu.

Setelah sempat menjadi kontroversi, antara akan datang dan tidak, Ahok akhirnya memutuskan tidak menghadiri acara gelar perkara dan memilih untuk menemui simpatisannya di Balai Rakyat dekat Taman Situ Lembang itu.

Memang tidak ada ketentuan yang mengatur Ahok wajib datang dan memberikan keterangan dalam acara gelar perkara yang akhirnya dihelat selama sekitar 10 jam dari pkl 09.20 WIB hingga pkl 20.00 WIB. Dalam kurun waktu itu tim penyidik telah meminta keterangan dari sebayak 18 saksi ahli.

Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara yang bersifat terbuka tetapi terbatas tersebut. Yakni, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor, diantaranya adalah ahli tafsir dari Mesir. Kalangan media dibebaskan meliput, tetapi tayangan langsung televisi tak diperkenankan. Alhasil, beberapa SNG (satelite news gathering) atau mobil satelit beberapa studio tivi tak bisa dioperasikan secara maksimal.

Rencananya, hasil dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut akan disampaikan pada Rabu (16/11/2016) pkl 10.00 WIB pagi ini. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut apapun hasilnya, dia tetap menghargai kerja tim di Bareskrim.

"Apapun hasilnya saya menghargai tim ini karena mereka bekerja berdasarkan UU pasal 74 dan pasal 5 KUHP memberikan kewenangan terhadap penyelidik," kata Tito usai menghadiri sebuah acara 'An Evening with Kapolri' di Gedung Bhayangkari, Jl Sanjaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Jenderal Tito, seperti dikutip banyak media, memilih tak berkomentar banyak, termasuk soal situasi keamanan jelang pengumuman tersebut.

"Mestinya semua bersabarlah," komentar Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri. "Saat ini tim sedang merumuskan kesimpulan sementara. Besok pagi kita umumkan hasil rumusannya," demikian disampaikan Komjen Ari Dono Sukmanto, Selasa Malam di Rupatama Mabes Polri.

Jika kalangan media mempertanyakan masalah keamanan dan pengamanan terkait kesimpulan dari kasus dugaan penistaan agama tersebut, sebenarnya itu sah-sah saja. Tensi atau suhu politik di ibukota saat ini terpantau panas.

Hujan deras memang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir, menyebabkan sebagian wilayah ibukota tergenang air. Hujan sekaligus meminimalisasi dampak dari tensi politik yang cenderung tinggi, menjelang penyampaian kesimpulan dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini.

Tensi tinggi itu pun menerjang Partai Golkar dengan kian retaknya hubungan antara Ketua Dewan Pembina Ir.Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Setya Novanto.

Sebelumnya, ARB dikesankkan mengkritisi kebijakan partai yang memutuskan tetap solid mendukung Ahok-Djarot Siaful Hidayat pada Pilkada serentak 15 Februari 2017. Itulah yang menjadi pemicunya. Pasalnya, Setya Novanto dan Partai Golkarnya memutuskan tetap solid mendukung duet petahana gubernur DKI Jakarta itu. []

 


Komentar


Bodetabek - 7 menit yang lalu

Sudah Berakhir, Kunjungan Khusus Idul Fitri di Lapas Cikarang

BEKASI, PJ - Kunjungan khusus bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 3 Cikarang di Jalan..
Jakarta Timur - 1 jam yang lalu

Dikeluarkan Surat Edaran Kemenhub: Truk Beroperasi 3 Juli 2017

CAWANG, PJ – Truk pengangkut barang yang seyogianya mulai beroperasi tanggal 30 Juni 2017, ditunda menjadi..
Jakarta Timur - 2 jam yang lalu

Kualitas Udara Jakarta Membaik Ditinggal Mudik Warganya

CAWANG, PJ – Kualitas udara di Jakarta sepekan terakhir membaik, saat banyak warga Jakarta mudik ke kampung..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Antisipasi Macet, Kakorlantas Berharap Truk Beroperasi Usai Arus Balik

KEBAYORAN BARU, PJ – Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa berharap para pengusaha baru mengoperasikan angkutan..
Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

Empat Preman Pemalak Sopir Taksi Online di Ancol Diringkus Tim Tiger

PADEMANGAN, PJ – Libur Lebaran membuat tempat-tempat wisata di Jakarta membludak dijungjungi wisatawan,..
Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Dishub Siagakan Petugas dan Mobil Derek Atur Lalu Lintas di Lokasi Wisata

CAWANG, PJ - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiagakan 500 petugas di sejumlah tujuan wisata di wilayah..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Mengantisipasi Arus Balik, Menhub Minta Truk Beroperasi 3 Juli 2017

CAWANG, PJ - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sedang dikoordinasikan agar operasional truk di jalan..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Hari Ini Jabodetabek Dilanda Hujan Antara Siang Hingga Malam

KEMAYORAN, PJ – BMKG hari ini Kamis 29 Juni 2017, memberi peringatan adanya potensi hujan disertai kilat/petir..
Kongkow - 7 jam yang lalu

Homey Cafe Tempat Tongkrongan Murmer Anak Muda-Mudi

CIRACAS, PJ - Bepergian ke pusat kota tentunya bagi yang berada di timur Jakarta, membutuhkan waktu yang cukup lama..
Nusantara - 8 jam yang lalu

Saat Arus Balik Mudik, Jika Tol Cikampek Macet Exit GT Cikarang Utama Gratis

CIKARANG, PJ – Beberapa pemudik sudah mulai kembali ke Jakarta menjelang Libur Lebaran yang berakhir tinggal..
Lihat Semua

Close
Close
Close




Indeks

Close
Close
Close