Senin, 27 Pebruari 2017 WIB

Close

Apapun Hasil Gelar Perkara, Hormati Hasilnya

Oleh : | TB Adhi | Rabu, 16 Nopember 2016 | 07:16 WIB


Suasa gelar perkara kasus penistaan agama /ist

SAAT tim Bareskrim Polri melakukan gelar perkara pengusutan kasus dugaan penistaan agama, yang dimulai sejak pkl -09.20 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), apa yang dilakukan oleh Ahok? Ia menemui simpatisan yang mendatangi posko pengaduan Balai Rakyat di dekat Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Basuki Tjahaja Purnama sah-sah saja melakukan apa pun yang bernilai konstruktif dalam masa kampanye Pilgub DKI 2017 ini. Termasuk untuk memutuskan tidak menghadiri gelar perkara dari dugaan penistaan agama yang dilakukannyya medio September 2016 silam di Kepulauan Seribu.

Setelah sempat menjadi kontroversi, antara akan datang dan tidak, Ahok akhirnya memutuskan tidak menghadiri acara gelar perkara dan memilih untuk menemui simpatisannya di Balai Rakyat dekat Taman Situ Lembang itu.

Memang tidak ada ketentuan yang mengatur Ahok wajib datang dan memberikan keterangan dalam acara gelar perkara yang akhirnya dihelat selama sekitar 10 jam dari pkl 09.20 WIB hingga pkl 20.00 WIB. Dalam kurun waktu itu tim penyidik telah meminta keterangan dari sebayak 18 saksi ahli.

Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara yang bersifat terbuka tetapi terbatas tersebut. Yakni, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor, diantaranya adalah ahli tafsir dari Mesir. Kalangan media dibebaskan meliput, tetapi tayangan langsung televisi tak diperkenankan. Alhasil, beberapa SNG (satelite news gathering) atau mobil satelit beberapa studio tivi tak bisa dioperasikan secara maksimal.

Rencananya, hasil dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut akan disampaikan pada Rabu (16/11/2016) pkl 10.00 WIB pagi ini. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut apapun hasilnya, dia tetap menghargai kerja tim di Bareskrim.

"Apapun hasilnya saya menghargai tim ini karena mereka bekerja berdasarkan UU pasal 74 dan pasal 5 KUHP memberikan kewenangan terhadap penyelidik," kata Tito usai menghadiri sebuah acara 'An Evening with Kapolri' di Gedung Bhayangkari, Jl Sanjaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Jenderal Tito, seperti dikutip banyak media, memilih tak berkomentar banyak, termasuk soal situasi keamanan jelang pengumuman tersebut.

"Mestinya semua bersabarlah," komentar Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri. "Saat ini tim sedang merumuskan kesimpulan sementara. Besok pagi kita umumkan hasil rumusannya," demikian disampaikan Komjen Ari Dono Sukmanto, Selasa Malam di Rupatama Mabes Polri.

Jika kalangan media mempertanyakan masalah keamanan dan pengamanan terkait kesimpulan dari kasus dugaan penistaan agama tersebut, sebenarnya itu sah-sah saja. Tensi atau suhu politik di ibukota saat ini terpantau panas.

Hujan deras memang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir, menyebabkan sebagian wilayah ibukota tergenang air. Hujan sekaligus meminimalisasi dampak dari tensi politik yang cenderung tinggi, menjelang penyampaian kesimpulan dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini.

Tensi tinggi itu pun menerjang Partai Golkar dengan kian retaknya hubungan antara Ketua Dewan Pembina Ir.Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Setya Novanto.

Sebelumnya, ARB dikesankkan mengkritisi kebijakan partai yang memutuskan tetap solid mendukung Ahok-Djarot Siaful Hidayat pada Pilkada serentak 15 Februari 2017. Itulah yang menjadi pemicunya. Pasalnya, Setya Novanto dan Partai Golkarnya memutuskan tetap solid mendukung duet petahana gubernur DKI Jakarta itu. []

 


Komentar


Jakarta Timur - 35 menit yang lalu

Wagub DKI : Raperda Nomor 11 Tahun 2011 akan Direvisi dan Diperbarui Untuk Kaum Disabilitas

JATINEGARA, PJ – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berjanji akan segera menyelesaikan..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

M Taufik : Dinas Dukcapil Kita Akan Panggil ,Terkait Masalah Suket di Pilkada DKI Jakarta 2017

KARET TENGSIN, PJ - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinas Dukcapil) DKI Jakarta akan dipanggil oleh Wakil Ketua..
Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

Sumarno Apresiasi Agus-Silvy Legowo Terima Hasil Pilkada DKI Jakarta

KARET TENGSIN, PJ – Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Silvyana Murni..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Djarot Saiful Hidayat : Apresiasi Gelaran Kompetisi Sepak Bola U-17 Tribute to Persija

KUNINGAN, PJ – Pagelaran Kompetisi sepak bola U-17 bertajuk “Tribute to Persija “ yang berlangsung..
Arena - 4 jam yang lalu

Peringatan Ultah Kopassus ke-65, Kopassus Akan Gelar Komando Run 2

CAWANG, PJ – Acara Komando Run 2 yang rencanannya akan digelar oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 22..
Nusantara - 6 jam yang lalu

Bus Terguling ke Sungai Menewaskan Tujuh Orang di Tawangmangu

SEMARANG, PJ - Sebuah bus terguling di satu sungai berkedalaman sepuluh meter,menewaskan tujuh orang di..
Jakarta Utara - 7 jam yang lalu

Menhub Sidak Layanan Kapal Roro Rute Tanjung Priok – Panjang

TANJUNG PRIOK, PJ - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau layanan kapal Roll On Roll Off (Ro-Ro) Mutiara..
Jakarta Selatan - 8 jam yang lalu

Ahok–Djarot Unggul Hasil Rekapitulasi Akhir Penghitungan Suara Tingkat Provinsi

SETIABUDI, PJ - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta akhirnya merampungkan rekapitulasi akhir hasil penghitungan suara..
Jakarta Selatan - 9 jam yang lalu

KPU DKI Akan Uji Publik Untuk Serap Aspirasi dan Gagasan Masyarakat

SETIABUDI, PJ - Komisi  Pemilihan Umum DKI Jakarta menyiapkan aturan hukum perihal pelaksanaan putaran kedua..
Jakarta Pusat - 10 jam yang lalu

Denda Parkir Liar di DKI Jakarta Mencapai 1,82 Miliar

TANAH ABANG, PJ - Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Maruli Tua Sijabat..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close