Sabtu, 29 April 2017 WIB

Close

DPRD DKI Jakarta “Digeruduk” Kelompok Penolak Reklamasi

Oleh : Nurul Fatha | Kamis, 25 Pebruari 2016 | 13:40 WIB




KEBON SIRIH, PJ – Gedung DPRD DKI Jakarta ‘digeruduk’ Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang menolak pengesahan dua rancangan peraturan daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantura.


Sebagaimana diketahui, hari ini rencananya DPRD akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan dua rancangan peraturan daerah terebut. Para pengunjuk rasa terdiri dari WALHI DKI Jakarta, Forum Kerukunan Nelayan Muara Angke, Solidaritas Perempuan, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan LBH Jakarta.


“Kami mendatangi DPRD untuk menyatakan penolakan pengesahan dua raperda itu,” kata Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Nelayan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, Martin Hadiwinata di Jakarta, Kamis (25/2/2016).
Menurut Martin, salah satu alasan penolakan raperda itu karena kedua peraturan itu sebagai cara untuk mempercepat proyek Reklamasi Teluk. “Padahal aturan zonasi belum terbit,” kata Martin.

Raperda RZWP3K mengatur tentang penataan ruang laut di Provinsi DKI Jakarta. Di dalam aturan itu diperuntukkan ruang laut dalam 4 kawasan, yaitu kawasan konservasi, kawasan pemanfaatan umum, kawasan strategi nasional tertentu, dan alur laut.

Menurut Deputi Wahana Lingkungan (WALHI), Zaenal Muttaqin, hanya segelintir anggota dewan yang menolak Raperda Reklamasi. “Sikap itu menunjukkan DPRD tidak memiliki keberpihakan kepada nelayan dan warga terdampak reklamasi,” katanya.

Zaenal menegaskan, tidak adanya dasar hukum dalam pembahasan raperda merupakan persoalan hukum yang fundamental. “Dalam penjelasan di draft raperda menyatakan bahwa sejak terbitnya kepres 54/2008 terjadi kekosongan hukum di perda tentang reklamasi. Jika pemprov mengakui tidak ada dasar hukum, kenapa izin reklamasi tetap dikeluarkan?" tegasnya. []

 

 


Komentar


Jakarta Timur - 19 menit yang lalu

Program Penataan PKL Prioritas Pemkot Jaktim

CAWANG, PJ – Pemerintah Kota (Pemkot) Adminitrasi Jakarta Timur mengupayakan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL)..
DPRD - 2 jam yang lalu

DPRD DKI: Renovasi Gedung Sekolah Harus Segera DIrealisasikan

GAMBIR, PJ – Usulan perencanaan rehabilitasi sekolah yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah..
Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

Razia Parkir Liar di Jaksel 33 Kendaraan Ditindak

KEBAYORAN BARU, PJ – Guna memberikan efek jera kepada pengendara yang memarkirkan kendaraannya sembarangan...
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Menkominfo: Lembaga Cyber Nasional Akan Segera Dibentuk

GAMBIR, PJ – Situs resmi telkomsel diretas hacker memprotes pemberlakuan tarif kuota internet, yang dirasa..
Jakarta Utara - 5 jam yang lalu

Bazar Murah, Pakaian Impor Warnai Kalijodo Kreatif Festival 2017

PENJARINGAN, PJ - Hadirnya Stand di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo melengkapi Kalijodo Kreatif Festival..
Bodetabek - 6 jam yang lalu

Program Gebrak Pakumis Akan Membedah 1.000 Rumah

TANGERANG, PJ - Pemkab Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perumahan,..
Jakarta Utara - 6 jam yang lalu

Lukisan Dinding Menjadi Arena Foto Dalam Kalijodo Kreatif Festival 2017

PENJARINGAN, PJ - Dinding setinggi kurang lebih 10 meter itu menjadi pelengkap RTH Kalijodo. Corak dan warna lukisan..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Dua Kubu Musprov KONI DKI Mencair, Alex Asmasoebrata – Raja Sapta Elvian Berpelukan

KEBAYORAN BARU, - PJ – Dua kubu Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI DKI Jakarta tampaknya berada di ambang..
Jakarta Utara - 7 jam yang lalu

Kemeriahan Malam Akhir Pekan di RPTRA Kalijodo

PENJARINGAN, PJ - Ketika matahari terlihat mulai turun dari peraduannya, dan senja mulai merayap turun kebumi...
Balaikota - 8 jam yang lalu

Kantor Kelurahan Buka Pendaftaran BPJS Kesehatan, Warga DKI dan Luar DKI Bisa Mendaftar

GAMBIR, PJ - Direktur Kepesertaan dan Pemasaran Badan Peylenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Andayani Budi..
Lihat Semua

Close
Close



Indeks


Close
Close
Close