Minggu, 26 Maret 2017 WIB

Close

Festival Budaya Jepang Moshi Moshi 2016 Ada di Summarecon Mal Bekasi

Oleh : Dewi Matahari | Iast Gunawan | Minggu, 27 Nopember 2016 | 11:48 WIB



BEKASI, PJ – Pagelaran tiga hari festival Jepang bertajuk Moshi Moshi kembali hadir di Summarecon Mal Bekasi. Setiap tahunnya event ini selalu hadir mengundang perhatian para pengunjung terkhusus bagi para pencinta Jepang. Hal ini karena selain dapat mencicipi kuliner, pengunjung juga dapat mengetahui dan mengenal kebudayaan Jepang yang unik dan menarik di area The Downtown Walk, Summarecon Mal Bekasi yang berlangsung sejak tanggal 25-27 November 2016.

“Tahun ini, rangkaian Moshi Moshi semakin menarik dengan kehadiran artis yang didatangkan langsung dari Jepang untuk menghibur pengunjung Summarecon Mal Bekasi. Penampilan grup duo vokal Yanakiku akan menambah kemeriahan nuansa Moshi Moshi,” ujar Willy Effendy, GM Operation Summarecon Mal Bekasi

Willy mengatakan, event ini setiap tahunnya selalu menghadirkan kuliner dan ragam kebudayaan Jepang yang disukai para pengunjung. Selain itu, Moshi Moshi juga memberikan ruang bagi para komunitas pencinta Jepang untuk dapat berkreasi secara positif melalui berbagai kegiatan yang diadakan.

“Bagi para pengunjung event ini diharapakan dapat memberikan pengenalan mengenai keragaman budaya negara lain. Kehadiran event seperti ini dirasa baik untuk dapat mengapresiasi kebudayaan negara-negara lain,” harapnya.

Pantauan dilokasi, dekorasi khas Jepang dengan warna-warni yang cerah mengiring pengunjung ketika memasuki area The Downtown Walk. Sejumlah booth telah tersedia bagi para pengunjung yang ingin mencicipi kuliner khas Jepang dan berburu merchandise khas negeri Sakura ini.

“Ada 12 booth merchandise yang menjual berbagai aksesoris seperti anime, superhero, karakter doraemon dan lain sebagainya,” kata Willy, seraya menambahkan, untuk menikmati kuliner khas Jepang, para pengunjung juga dapat menjelajah 20 booth makanan diantaranya sushi dari Sushi Mayo, ramen ala Otorimaru Ramen, Karage Fushion, Dangoya, Subarashii, Yatai, Dangoya, ragam dessert dari Fujiyama Ice Dessert, Kakigori dan masih banyak ragam kuliner lainnya.

Moshi Moshi hadir pula untuk memperkenalkan kebudayaan khas Jepang. Oleh karenanya, setiap hari pengunjung akan disuguhi gelaran kebudayaan seperti Wotagei yaitu mengenal bentuk-bentuk sorakan dan teriakan yang ditujukan penggemar untuk idolanya.

Adapula Tsugai Kogarashi yang merupakan nyanyian rakyat khas Jepang, serta Bon Odori dan Yosakoi Soran yaitu tarian enerjik berupa kombinasi tari tradisional Jepang menggunakan musik modern. Tidak kalah menarik yaitu Kenjutsu sebuah bela diri khas Jepang menggunakan senjata seperti pedang.

Terdapat tiga kompetisi yang telah dipersiapkan bagi para komunitas pencinta Jepang. Hari pertama, akan ada Cover Dance Competition bagi pengunjung yang ingin mengikuti kompetisi menari menirukan group band, girl band, maupun boy band favorit yang ditampilkan pada tanggal 25 November 2016. Selanjutnya tanggal 26 November 2016 peserta dapat mengikuti Cover Sing Competition dengan tema lagu-lagu Jepang. Adapula Cosplay Competition dengan beraksi menggunakan kostum terbaik menirukan tokoh superhero, anime, maupun karakter manga khas Jepang di hari terakhir tanggal 27 November 2016.

Hiburan utama dihadirkan di panggung The Downtown Walk. Membuka hiburan di hari pertama, penampilan dari girl band Lumina Scarlet (25 Nov) dengan aksi panggung yang enerjik akan menghibur para pengunjung.

Tidak hanya itu, Moshi Moshi tahun ini turut mengundang grup grup duo vokal Yanakiku (26 Nov). Yanakiku merupakan grup duo asal Jepang yang terbentuk sejak tahun 2012. Video klip perdana mereka berjudul Fujiyama Disco sukses ditonton 20.000 orang di minggu pertama, dan lagunya pun telah didengarkan hingga ke 109 negara. Menambah spesialnya festival Moshi Moshi, pada hari terakhir akan ditutup oleh penampilan tarian dan nyanyian dari idol grup JKT 48 (27 Nov).[]


Komentar


Jakarta Timur - 4 jam yang lalu

Sosialisasikan Budaya Betawi, Disparbud Gelar Sapta Pesona

CAWANG, PJ – Pengembangan pariwisata di DKI Jakarta sesuai dengan aturan pelestarian budaya betawi. Untuk..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Organda: Semua Pelaku Usaha Transportasi Ikuti Aturan Permenhub 32

MENTENG, PJ – Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 Tentang transportasi berbasis..
6 jam yang lalu

Pemeriksaan TB Dilakukan Sudin Kesehatan Jakut

TANJUNG PRIOK, PJ – Memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Kegiatan Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH)..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Peringatan Hari Air Sedunia Digelar PD PAM Jaya

CILANDAK, PJ – Peringatan Hari Air Sedunia digelar Perusahaan Daerah (PD) PAM Jaya di area Sarana Penampungan..
Jakarta Pusat - 8 jam yang lalu

Wapres Putuskan 36 Cabang Olahraga Asian Games 2018

SENAYAN, PJ – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sebagai Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018,..
Jakarta Timur - 9 jam yang lalu

Sumarsono: Pemprov DKI Optimis Venue Selesai Tepat Waktu

CAWANG, PJ – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyebut, ada tiga hal yang menjadi fokus..
Bodetabek - 10 jam yang lalu

Ini 11 Kesepakatan Damai Sopir Angkot & Driver Ojek Online di Bogor

BOGOR, PJ - Sopir angkot dan driver ojek online di Bogor sudah sepakat berdamai, Hal ini ,menyusul kericuhan yang..
Jakarta Timur - 11 jam yang lalu

Djan Faridz Turun Gunung, Yakinkan Umat Islam Pendukung Ahok-Djarot

CAKUNG, PJ – Untuk mengembalikan kepercayaan warga di DKI Jakarta, partai pendukung pasangan Calon Gubernur DKI..
Nusantara - 11 jam yang lalu

Teladani Figur Hamka Hadapi Gelombang Globalisasi dan Dinamika Bangsa

PADANG, PJ - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH mengajak..
Jakarta Barat - 11 jam yang lalu

Ridho Rhoma Sudah Dua Tahun Menjadi Budak Narkoba

PALMERAH, PJ - Rupanya diam-diam, Ridho Rhoma sudah lama jadi pencandu narkoba. Pengakuannya kepada polisi sudah..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close