Sabtu, 19 Januari 2019 WIB

Sugianto Kusuma Lebih Tenang Mengabdi Untuk Misi Kemanusiaan

Oleh : Aqila Zafira | Rafi Adam | Rabu, 30 Nopember 2016 | 20:47 WIB



SEBAGAI pengusaha, hari-hari Sugianto awalnya banyak dihabiskan di kantor. Namun sejak bergabung di Yayasan Tzu Chi, waktunya justru dia curahkan untuk misi kemanusiaan.

“Bersama relawan, saya bisa lebih banyak berbuat baik kepada orang yang memang membutuhkan pertolongan,” ujar Aguan saat ditemui di kantor Yayasan Budha Tzu Chi, Gedung ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, Rabu (30/11/2016).

Bagi pria kelahiran Palembang ini, aktifitas di kegiatan sosial jauh lebih terpuaskan batinnya. “Tidak semua orang siap dengan konsekuensi ketika harus turun langsung untuk memberikan sedikit kemampuannya membantu orang lain,” sambung Bos Agung Sedayu Group ini.

Perlu diketahui, Sugianto merupakan satu dari ribuan relawan Tzu Chi yang juga sebagai pengusaha properti ternama di Indonesia. Aktivitasnya di dunia sosial sejak tahun 2002, telah banyak membawa kebaikan bagi dirinya dan orang lain.

Baginya aktif sebagai relawan jauh lebih bernilai dan menyenangkan, ketimbang harus selalu dipusingkan dengan urusan bisnis. “Disini saya nggak pusing memikirikan perusahaan, disini juga saya jauh lebih tenang, sebab melalui kegiatan ini dapat berbuat banyak untuk mensucikan hati manusia,” jelas Aguan.

Dia teringat bagaimana awalnya tertarik menjadi relawan di Yayasan Budha Tzu Chi. Tahun 2002, dimana Jakarta tengah mengalami bencana besar, hampir seluruh wilayah Jakarta terendam banjir.

“Bagaimana banjir membuat warga Jakarta menjadi susah. Rumah, sekolah, rumah sakit rusak, dan segala fasilitas masyarakat lannya ikut rusak. Tidak hanya materi, banjir juga menelan korban jiwa,” urainya.

Dari sanalah dia berfikir bagaimana caranya dapat membantu meringkan beban penderitaan yang dialami warga Jakarta pada saat itu.

Sebelum terjun, pria yang menjabat sebagai wakil ketua yayasan Budha Tzu Chi ini mencoba menemui Master Cheng Yen, pendiri Tzu Chi di Taiwan. Dia meminta nasehat bagaimana memperbaiki Jakarta yang sudah luluh lantah akibat banjir.

Dari Master Cheng Yen itu Aguan dapat petunjuk. Salah satunya melalui konsep 5P yakni pemompaan, pembersihan, penyemprotan, pengobatan dan perumahan. Dan langkah pertama yang ditempuh Sugianto Kusuma adalah membangun rumah susun, saat itu pertama kali di Cengkareng sebanyak 1100 unit.

Menariknya, masyarakat gratis menempati rumah tanpa dipungut biaya. “Mereka hanya membayar uang kebersihan sebesar Rp 90.000, setelah itu warga hanya tinggal merawat dan memelihara saja, dan tentunya tidak boleh dijual,” kata Aguan.

Selesai pembangunan di Cengkareng, kembali dilakukan pembangunan tahap dua di perkampungan nelayan Angke pada tahun 2006 sebanyak 600 rumah, menelan biaya sekitar Rp 80 miliar.

Tidak hanya itu. Bantuan lain seperti kesehatan, operasi katarak, pemberian beras 50 ribu ton untuk 2,4 juta kepala keluarga seluruh Indonesia pada tahun 2004 pun diberikan. Sugianto juga membangun sekolah-sekolah dengan biaya murah, rumah sakit dengan biaya murah yang berada di bawah naungan Budha Tzu Chi.

Pasca bencana tsunami Aceh banyak warga yang kehilangan tempat tinggal, Tzu Chi bergegas untuk mendirikan rumah di wilayah tersebut diantaranya di Melaboh, Aceh Besar, dan Banda Aceh.

Sugianto percaya, membantu secara langsung akan jauh lebih baik ketimbang melalui perantara. Itulah yang kini kerap dilakukan Sugianto ditengah-tengah kesibukannya sebagai pengusaha.“Tidak hanya saya, semua relawan terjun langsung saat memberikan bantuan. Bahkan para relawan rela memanggul beras yang akan diserahkan ke warga, dan saat mereka mengucapkan terimakasih itulah kita akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa,” tutupnya. []

 


Komentar


Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Jika Gagal Revisi PP, Perangkat Desa Bakal Polisikan Presiden

POROSJAKARTA.COM, MENTENG – Sudir Santoso selaku kuasa hukum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan..
Jakarta Pusat - 1 hari yang lalu

Astari Indah Vernideani Juara Miss Tourism Internasional 2018-2019

POROSJAKARTA.COM, GAMBIR - Masyarakat Indonesia tentu merasa bangga atas torehan gemilang yang diraih oleh Putri..
Jakarta Timur - 2 hari yang lalu

Pejabat Militer Asli Papua Sangat Dibutuhkan di Pedalaman Papua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Sudah saatnya Jabatan-jabatan strategis militer di Papua diutamakan dijabat oleh prajurit..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Pertamina, PTBA dan Air Products Sepakati Bentuk Joint Venture Clean Energy

POROSJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan "Air Product and Chemicals Inc"..
Jakarta Pusat - 2 hari yang lalu

Yusuf Makuta : Kedatangan Jokowi ke Gorontalo Dapat Mendongkrak Suara PDIP

POROSJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pileg dan Pilpres makin dekat, tentu saja kampanye dan konsolidasi partai atau caleg..
Film - 3 hari yang lalu

Film “Cinta Anak Negeri” Sajikan Pesan Moral Persatuan dan Toleransi

POROSJAKARTA.COM, MANGGA BESAR– Sambut pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Padma Film Produdction dan..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Lodan Ancol, Steven Setiabudi Musa Infokan Pada Warga Jumlah Penerima Lansia Akan Ditambah

POROSJAKARTA.COM - ANCOL - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Khas - 3 hari yang lalu

KBRI Suva Sambangi Camp TKI di Nadi, Fiji

POROSJAKARTA.COM - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kepulauan Fiji di Suva,..
Jakarta Utara - 3 hari yang lalu

Reses di Pademangan Timur, Steven Setiabudi Musa Ingatkan Warga Agar Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

POROSJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa,..
Jakarta Utara - 4 hari yang lalu

Ibu Ida, Warga Warakas Tersenyum, Himpitan Ekonomi Mendapat Jawaban Positif dari Anggota DPRD DKI Steven Setiabudi Musa

POROSJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK -  Salah satu warga Warakas, Ibu Ida (34) boleh bernapas lega. Permasalahan..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close