Senin, 01 Mei 2017 WIB

Close
KENAPA KAMU MEMBELA AHOK ?,

KENAPA KAMU MEMBELA AHOK ?

Oleh : Fajar_SJ | Jumat, 02 Desember 2016 | 21:10 WIB


Basuki Tjahaja Purnama - (Foto/Ist)

Terkait :

    Tanya seseorang di kotak pesanku dengan nada sewot. Aku terdiam. Kumatikan rokokku yang tinggal seperempatnya. Kuhirup kopiku dan mulai mengungkapkan apa yang kupikirkan.

    Sebenarnya kata "membela Ahok" itu kurang tepat. Terlalu sempit ketika aku hanya terpaku pada sosok, karena sosok itu tidak merepresentasikan kebenaran.

    Lebih tepat jika dikatakan, saya sedang membela sebuah nilai. Nilai kebhinekaan dan keadilan.

    Ahok adalah representasi dari minoritas, baik minoritas etnis dan agama. Tapi ia mempunyai hak yang sama dalam demokrasi kita... Sama seperti kamu, aku, kalian, mereka dan semua yang mengaku sebagai umat mayoritas dengan kebanggaan yang semu dan tak berguna.

    Jadi, kenapa ia tidak boleh menjadi "pemimpin" di negara yang menganut kesamaan hak dan kewajiban sebagai anak bangsa ? Bukankah itu mengkhianati perjanjian bersama yang dibangun oleh para pendiri negara dengan darah mereka ?

    Dalam kinerja, Ahok sudah memberikan bukti bahwa ia mampu. Hasil kerjanya bisa dilihat dengan jelas mulai penataan sungai sampai pengangkatan derajat para pekerja yang dulu tak kelihatan.

    Jika ia mampu dan mempunyai hak yang sama, maka berikanlah ia kesempatan yang sama..

    Masalah tidak suka, cukup dengan tidak memilihnya. Bukannya memaksa ia harus keluar dari kesamaan haknya karena ia minoritas. Itu zolim namanya, menyayat kebhinekaan kita menjadi luka dalam yang akan terus menganga.

    Jadi, membela Ahok sebenarnya - buat saya - sama dengan membela kebhinekaan kita, keadilan kita, nilai2 yang selama ini menjadi pondasi dasar kehidupan kita dalam bernegara. Ahok hanya pelakunya saja…

    Sama seperti ketika saya membela Jokowi, bukan karena sosoknya. Tetapi karena ia adalah simbol negara yang sah. Begitu juga ketika saya membela ulama yang benar, saya sebenarnya membela nilai2 pewaris Nabi yang sesungguhnya…

    "Tapi kan mereka yang berdemo sedang membela nilai agama mereka yang dinista ??"

    Kubakar lagi sebatang dan kuhirup kopiku yang sudah tinggal ampasnya.

    Pertama, agama itu tidak lemah sehingga perlu dibela. Agama itu suci sehingga tidak mungkin nista. Lagian yang dimaksud nilai agama itu bukan agamanya sendiri, tetapi mutiara didalamnya sebagai pembentukan ahlak. Apakah korupsi itu membela nilai agama atau malah menista agama ? Jelas menista...

    Jadi belalah nilai2 di dalamnya dengan terus mengkajinya supaya kita menjadi manusia yang benar, bukan dengan teriak2 membanggakannya...

    Jika Ahok dianggap menista, tunggu saja keputusan hukum yang ada. Tidak perlu memaksa hukum keluar dari rel-nya. Terima semua keputusan.

    Masalah puas dan tidak puas, itu masalah perasaan, tidak ada ukurannya...

    Ia terdiam, entah mengerti atau tidak.

    Lalu, "Halahhh.. kamu syiah, JIL, sok mengajari saya. Tahu apa kamu tentang Islam ?"

    Aku tersenyum. Teringat nasihat Imam Ali as, "membuktikan kebenaran kepada orang bodoh itu mudah. Yang susah adalah membuat mereka menerimanya.."

    Kuhirup kopiku sekali lagi. Cuihhh.. ternyata cangkirnya sudah kujadikan asbak...

    www.dennysiregar.com


    Fokus : KENAPA KAMU MEMBELA AHOK ?


    Komentar


    Bodetabek - 15 menit yang lalu

    Hasil Gelar Perkara, Iwa K Terancam Empat Tahun Penjara

    TANGERANG, PJ - Penetapan status Iwa K sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti yakni hasil tes urin dan hasil..
    Jakarta Pusat - 28 menit yang lalu

    Polisi Menutup Jalan Istana Dengan Kawat Berduri

    GAMBIR, PJ - Aparat Kepolisian telah menutup akses menuju Istana Presiden dengan menggunakan kawat berduri dilapisi..
    Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

    300 Massa Komite Aksi Perempuan Ikut Berdemo

    GAMBIR, PJ - Beberapa komunitas serikat buruh yang berada di depan Patung Kuda dan Monumuen Nasional mengenakan baju..
    Jakarta Timur - 1 jam yang lalu

    Sandi : "Kartu Jakarta Jomblo" untuk Ajang Silaturahmi

    CAWANG, PJ - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan segera meluncurkan program “Kartu Jakarta..
    Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

    KSPI Minta Presiden Jokowi Mau Menerima Langsung

    GAMBIR, PJ - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indoneisa (KSPI) Said Iqbal mengatakan sebanyak 150 Ribu Buruh yang..
    Nusantara - 1 jam yang lalu

    Pesta Gay Party di Surabaya Dibubarkan Polisi, 14 Orang Diamankan

    SURABAYA, PJ – Pesta seks kaum homoseksual atau gay party dibubarkan Kepolisian Resor Kota Surabaya,di sebuah..
    Jakarta Selatan - 2 jam yang lalu

    Usai Penetapan KPU DKI, Anies-Sandiaga Kunjungi 267 Kelurahan

    KEBAYORAN BARU, PJ – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berencana mengunjungi 267 kelurahan yang..
    Jakarta Selatan - 3 jam yang lalu

    Disiapkan Panggung Hiburan untuk Buruh di GBK

    SENAYAN, PJ - Pemerintah menyiapkan sebuah panggung hiburan untuk menghibur buruh yang rencaananya akan melaksanakan..
    Jakarta Utara - 3 jam yang lalu

    RTH-RPTRA Kalijodo Bagai Magnet Menyedot Ribuan Pengunjung

    PENJARINGAN, PJ - Marwadi (65) tertegun sejenak melihat pemandangan yang ada di depan matanya di Ruang Terbuka Hijau..
    Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

    Petunjuk Lalu Lintas di Jakarta Saat Unjuk Rasa Buruh “May Day"

    SENAYAN, PJ - Selama May Day 1 Mei 2017, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas pada akses jalan yang..
    Lihat Semua

    Close
    Close



    Indeks


    Close
    Close
    Close