Senin, 27 Maret 2017 WIB

Close
Aksi Damai 2 Desember,

Geprindo : Polri Harus Segera Membebaskan Para Tokoh Pergerakan

Oleh : Fajar_SJ | Shinta | Jumat, 02 Desember 2016 | 21:45 WIB


Rachmawati Soekarnoputri, salah satu tokoh pergerakan yang ditangkap Polisi karena diduga berbuat makar - (Foto/Ist)

Penangkapan para tokoh pergerakan adalah bukti pemerintahan Jokowi sangat anti terhadap kritik. Oposisi dituduh dengan tuduhan yang kejam, kata "makar" adalah tuduhan yang serius, sebab ancamannya bisa di hukum seumur hidup. Polisi tidak boleh terlalu mudah menuduh para aktifis pergerakan dengan tuduhan demikian, sangat berbahaya dan bisa merusak nama baik yang bersangkutan.

Upaya penanganan yang dilakukan oleh pihak kepolisian juga sangat berlebihan, para tokoh dan aktifis di jemput di tempat mereka beristirahat, mirip seperti yang terjadi pada peristiwa penculikan jendral G 30S PKI.

Tokoh senior seperti Rachmawati Sukarno Putri, Ratna Sarumpaet, dan Sri Bintang Pamungkas, dll adalah para tokoh yang di hormati oleh jutaan rakyat di Indonesia, tidak pantas mereka diperlakukan seperti seorang teroris.

Mereka tidak gila kekuasaan, yang mereka perjuangkan selama ini justru demi menjaga dan menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia dari kehancuran sistem bernegara akibat di amandemennya UUD 1945. Mereka sangat mencintai NKRI, mereka para pejuang demi tegakkan nya Pancasila, jadi sangat ngawur jika polri menangkap mereka dengan tuduhan makar.

Bu Rachmawati adalah putri bung Karno, dan penerus ajaran bung karno, beliau sangat concern dengan keadaan indonesia yang semakin liberal dimana negara semakin kehilangan kedaulatan, sedangkan Ratna Sarumpaet adalah orang yang sangat perduli dengan kondisi rakyat kecil yang terus tertindas oleh kekuasaan, tumpulnya hukum jika sudah menyentuh orang-orang yang sedang berkuasa, kemudian Sri Bintang Pamungkas adalah orang yang sangat khawatir atas adanya ancaman hegemoni RRC dan Amerika di Indonesia. Mereka semua adalah para tokoh yang menjadi bagian sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Kami meminta kepada Kapolrin Tito untuk segera membebaskan para tokoh yang di tangkap pagi hari tadi tanpa syarat. Mereka adalah patriot bangsa, guru bangsa, apalagi diantara mereka sudah berumur, kesehatannya pun sedang dalam kondisi kurang baik, janganlah memperlakukan mereka dengan kasar, pemerintah harus menghormati kekhawatiran mereka atas bangsa ini dengan segera menggelar dialog, bukan bertindak represif. Mereka tidak haus kekuasaan, mereka murni merah putih, mereka NKRI, jadi tidak mungkin makar.

Salam Pribumi Indonesia

Bastian P Simanjuntak

Presiden

Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO)


Fokus : Aksi Damai 2 Desember


Komentar


20 menit yang lalu

Organisasi Banteng Muda Indonesia Gelar Pasar Murah

MENTENG, PJ - Isu SARA yang menyerang pasangan cagub dan cawagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Revisi Permen 32 Menjadi Legitimasi Taksi Online

GAMBIR, PJ - Revisi Peraturan Menteri (PM) 32 Tahun 2016 yang dilakukan Pemerintah tentang Angkutan Orang Dengan..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

Tiket KA Mudik Jurusan Jateng & Jatim Ludes Dalam Hitungan Menit

BEKASI, PJ - Penjualan tiket Kereta Api yang dibuka secara online diserbu masyarakat dalam hitungan menit. Tiket..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Agung Laksono Programnya Ahok Ini Sangat Islami, Pro Pada Islam

CIPINANG CEMPEDAK, PJ - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar (PG) Agung Laksono menggelar pengajian di kediamannya di..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Djarot : Islam Sejuk Penuh Kasih Sayang, Merangkul Bukan Memukul

GAMBIR, PJ - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menegaskan bahwa Islam yang rahmatan lilalamin..
Balaikota - 6 jam yang lalu

Revisi Permenhub, Angkutan Online di Jakarta Harus Pakai Tanda Khusus

BALAIKOTA, PJ - Revisi Peraturan Menteri Perhubungan terkait transportasi berbasis aplikasi online adalah momentum..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Ganjar: Pemprov DKI Berencana Beli Bawang Merah Petani di Jateng

KEBAYORAN BARU, PJ – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, Pemrintah Provinsi (Pemprov) DKI..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Jusuf Kalla : Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan ke Masyarakat

CAWANG, PJ – Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang,di Jakarta. Nantinya..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Satu Suporter Persita Tewas Akibat Bentrokan

TANGERANG, PJ - Keributan massa suporter sepakbola pecah bahkan merenggut korban jiwa berlangsung di Jalan KH. Hasyim..
Jakarta Timur - 9 jam yang lalu

Ahok: Menshalatkan Jenazah Karena Panggilan dan Wajib Hukumnya

CIPINANG, PJ - Kabar penolakan mensalatan jenazah pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kembali..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close