Sabtu, 25 Pebruari 2017 WIB

Close

Dakwaan Hakim Tidak Benar, Sanip Hanya Ingin Menyampaikan Aspirasi

Otto Ismail | Selasa, 13 Desember 2016 | 12:52 WIB


Naman Sanip di ruang sidang Kusuma Atmaja di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (13/12/2016). (Foto/Ist)

PALMERAH, PJ - Naman Sanip membantah melakukan pengadangan saat calon wakil gubernur DKI DKI Djarot Saiful Hidayat berkampanye di kawasan Kembangan Utara pada 9 November 2016.

Hal itu dikatakan Abdul Hari, kuasa hukum Naman, di persidangan yang mengagendakan pembacaan surat dakwaan, eksepsi dan mendengarkan keterangan sejumlah saksi, termasuk Djarot.

Abdul Hari mengatakan, dakwaan yang disampaikan Hakim Ketua Masrizal tidak benar. Ia menjelaskan, Sanip hanya ingin menyampaikan aspirasinya. "Dia ingin menyampaikan aspirasi. Menurut keyakinannya, Ahok menistakan agama," kata Haris di Ruang sidang Kusuma Atmaja di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (13/12/2016).

Haris mengatakan, kliennya hanya ingin membela agama yang dianut. Dirinya tidak pernah mengumpulkan massa. Setelah berkumpul, Ahok tidak kunjung datang.

 "Yang datang malah Djarot. Ustad Naman bukan pemimpin demo. Dia bukan pemimpin penolakan. Dia hanya ada di dalam rombongan," kata Abdul Hari.

Haris menyebut pertemuan Djarot dengan Naman tidak disengaja. Secara kebetulan, Naman berada paling dekat dengan cawagub nomer urut dua itu.

"Jadi mengajukan keberatan?" tanya Ketua Hakim Masrizal pada Pengacara Naman.

"Iya kami akan mengajukan keberatan. Kami minta waktu," jawab Haris. Sidang akan dilanjutkan besok, Rabu (14/12), pukul 9.00 WIB dengan agenda pembacaan eksepsi.

Sidang kasus pengadangan Djarot di Kembangan Utara yang digelar hari ini merupakan sidang pertama. Sidang pertama beragendakan pembacaan surat dakwaan, eksepsi, dan mendengarkan keterangan sejumlah saksi, termasuk Djarot.

Sidang kasus pengadangan yang dialami Djarot akan dilangsungkan secara maraton selama tujuh hari sebagaimana diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Naman dijerat Pasal 187 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Dalam Pasal 187 ayat 4 disebutkan, tiap orang yang menghalangi jalannya kampanye dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu bulan atau paling lama enam bulan atau denda paling sedikit Rp 600.000 atau paling banyak Rp6 juta.


#Dakwaan Hakim Tidak Benar #Sanip Hanya Ingin Menyampaikan Aspirasi

Komentar


Bodetabek - 1 jam yang lalu

HUT TMP ke-9 Gelar Kirab Budaya ‘Pancasila Rumah Kita’ di Karawang

KARAWANG, PJ – Kirab budaya bertajuk ‘Pancasila Rumah Kita’ akan digelar oleh organisasi sayap PDI..
Bodetabek - 2 jam yang lalu

Polresta Depok Tangkap, Tiga PNS Pemkot Depok Tersangka Pungli

DEPOK, PJ- Polresta Depok menetapkan tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai tersangka dugaan pungutan liar ( Pungli)..
Jakarta Timur - 3 jam yang lalu

KPUD : Rekapitulasi Suara Pilkada DKI Jakarta Tingkat Kota Telah Rampung

RAWAMANGUN, PJ – Rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota pada Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) DKI Jakarta..
Bodetabek - 4 jam yang lalu

Kubu Sa’duddin-Ahmad Dhani Tolak Hasil Pleno KPUD Bekasi

BEKASI, PJ – Kubu Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bekasi, Sa’duddin - Ahmad Dhani menolak..
Jakarta Selatan - 5 jam yang lalu

Pengamanan Akan di Tambah Pada Sidang Lanjutan Ahok

KEBAYORAN BARU, PJ – Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahya Purnama (Ahok)...
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Partai Golkar Akan Tetap Solid Menangkan Ahok-Djarot

MENTENG, PJ – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama-Djarot Saiful..
Jakarta Selatan - 8 jam yang lalu

Pemerintah Indonesia Siap Sambut Rombongan Raja Arab Saudi

KEBAYORAN BARU, PJ –Kementerian Luar Negri (Kemenlu) menyebut kedatangan Raja Arab Saudi, Salman Abdulaziz Al..
Nusantara - 10 jam yang lalu

Antisipasi Bencana di Jabar, Aher Minta Kepala BPBD Bentuk Tim URC

BANDUNG, PJ – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku saat ini belum menetapkan Provinsi Jawa Barat..
Nusantara - 11 jam yang lalu

Bupati Purwakarta : Masyarakat Sabar Tunggu Kepastian Konser Air Mancur Sri Baduga

PURWAKARTA, PJ – Garis Polis Line (Polisi) yang dipasang dipintu keluar dan pintu masuk Kompek Situ Bulued,..
Jakarta Timur - 12 jam yang lalu

KIPP Ingatkan KPU DKI Suara Tidak Sah di Putaran Pertama Tak Terulang

CAWANG, PJ - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta disarankan untuk senantiasa mengingatkan masyarakat cara..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close