Senin, 27 Maret 2017 WIB

Close

“Om Telolet Om” Menjadi Trending di Dunia

Otto Ismail | Kamis, 22 Desember 2016 | 19:15 WIB


Rupanya, virus klakson bus telolet ini merebak di kalangan pelajar, khususnya di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.. (Foto/Ist)

BOGOR, PJ - Fenomena bus telolet kini menyebar bak virus di media sosial. Ucapan 'Om Telolet Om' menjadi trending topic di media sosial, tak hanya di Indonesia tapi di dunia.

Beragam video 'Om telolet Om' ini bertebaran di media sosial. Bunyi-bunyiannya pun beragam, bahkan ada yang sampai menirukan sebuah lagu.

Rupanya, virus klakson bus telolet ini merebak di kalangan pelajar, khususnya di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Maklum saja, Jalur Puncak merupakan kawasan wisata sehingga banyak bus pariwisata yang hilir mudik di jalur itu. Seperti yang dilakukan oleh kelima siswi SMK di wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor ini pada Rabu (21/12/2016) sore.

Kelimanya yakni Murina Arba (17), Nevilarasati (17) Mia Sumiati (16), Yulianti (15), Nur Aprianti (16) memang sengaja berdiri ditepi Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor untuk menunggu bis berklakson telolet melintas.

Bahkan, mereka tak segan mengabadikan suara klakson telolet saat sang sopir membunyikannya.

"Seru ajah kalau om telotenya mencet klakson," kata Murina Arba siswi kelas XI SMK Yayasan Assogiri, Megamendung,  Rabu (21/12/2016).

Menurutnya, tidak gampang meminta sopir bus untuk menekan kalksonnya yang berbunyi telolet itu. "Emang susah minta klakson telolet dari om telolet, tapi kalau dikasih rasanya senang banget," katanya smabil memegang kertas bertukiskan 'Om Telolet Om'.

Hal senada dikatakan, Nevilarasati yang juga sedang menunggu bus berklakson telolet melinta di jalur wisata puncak itu.

"Iya seneng banget, makannya kami teriakin kalau ada bus yang lewat minta klakson teloletnya dibunyiin," tambahnya.


Komentar


17 menit yang lalu

Organisasi Banteng Muda Indonesia Gelar Pasar Murah

MENTENG, PJ - Isu SARA yang menyerang pasangan cagub dan cawagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Revisi Permen 32 Menjadi Legitimasi Taksi Online

GAMBIR, PJ - Revisi Peraturan Menteri (PM) 32 Tahun 2016 yang dilakukan Pemerintah tentang Angkutan Orang Dengan..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

Tiket KA Mudik Jurusan Jateng & Jatim Ludes Dalam Hitungan Menit

BEKASI, PJ - Penjualan tiket Kereta Api yang dibuka secara online diserbu masyarakat dalam hitungan menit. Tiket..
Jakarta Timur - 5 jam yang lalu

Agung Laksono Programnya Ahok Ini Sangat Islami, Pro Pada Islam

CIPINANG CEMPEDAK, PJ - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar (PG) Agung Laksono menggelar pengajian di kediamannya di..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Djarot : Islam Sejuk Penuh Kasih Sayang, Merangkul Bukan Memukul

GAMBIR, PJ - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menegaskan bahwa Islam yang rahmatan lilalamin..
Balaikota - 6 jam yang lalu

Revisi Permenhub, Angkutan Online di Jakarta Harus Pakai Tanda Khusus

BALAIKOTA, PJ - Revisi Peraturan Menteri Perhubungan terkait transportasi berbasis aplikasi online adalah momentum..
Jakarta Selatan - 7 jam yang lalu

Ganjar: Pemprov DKI Berencana Beli Bawang Merah Petani di Jateng

KEBAYORAN BARU, PJ – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, Pemrintah Provinsi (Pemprov) DKI..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Jusuf Kalla : Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan ke Masyarakat

CAWANG, PJ – Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 mendatang,di Jakarta. Nantinya..
Bodetabek - 8 jam yang lalu

Satu Suporter Persita Tewas Akibat Bentrokan

TANGERANG, PJ - Keributan massa suporter sepakbola pecah bahkan merenggut korban jiwa berlangsung di Jalan KH. Hasyim..
Jakarta Timur - 9 jam yang lalu

Ahok: Menshalatkan Jenazah Karena Panggilan dan Wajib Hukumnya

CIPINANG, PJ - Kabar penolakan mensalatan jenazah pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kembali..
Lihat Semua

Close
Close




Indeks

Close
Close