Ahok : 10 Menit Juga Tak Boleh Ada Genangan

0

BALAI KOTA, PJ – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan tidak ingin ada genangan air 10 menitpun setelah terjadi hujan deras di Jakarta.

“Jakarta 10 menit juga nggak boleh tergenang. Makanya saya nggak mau dengar sudah surut pak 45 menit, ini ada fotonya. Kalau itu salurannya kurang besar atau nggak ada saluran penghubung ya kerjakan. Masa selalu alasannya dua jam surut pak,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (19/9/2016).

Hujan deras yang mengguyur Jakarta Minggu (18/9/2016) menyisakan genangan di beberapa tempat di Jakarta, salah satunya di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan. Tempat tersebut sudah berulang kali tergenang namun tidak ada tindak lanjut dari aparat setempat.

Menurut Ahok, lurah setempat kurang cermat dalam memetakan genangan. Padahal pada dua pekan lalu lokasi juga tergang, namun tidak segera ditindaklanjuti.

“Waktu dua minggu lalu kan hujan sudah tergenang sampai Gatot Subroto, kenapa nggak dibersihin? Kemarin tergenang lagi. Jadi kalau kasus kayak gini berarti lurahnya yang nggak bener kerjanya,” ujarnya.

Seharusnya kata Ahok, jika ada genangan langsung dicek penyebabnya. Sehingga jika terjadi hujan di hari-hari berikutnya tidak lagi terjadi genangan. “Lurah itu kan estate manager. Setiap hujan sudah ada PPSU yang tungguin, ada Tata Air. Tiap hujan kan harusnya dia tahu mana yang tergenang,” tegasnya.

Dikatakan, selama ini beberapa pejabat selalu melaporkan genangan sudah surut dalam hitungan menit atau jam. “Saya tidak ingin ada genangan walaupun hanya 10 menit. Karena itu akan mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang,” katanya.[]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here