Djarot : Kepolisian Harus Buka Posko Cyber Crime Selama Pilgub DKI

0
1

BALAIKOTA, PJ – Pemilihan Gubernur (Pilguib) DKI Jakarta 2017 yang akan diselenggarakan beberapa waktu lagi rentan terjadi Issue Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Untuk mengantisipasi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengusulkan kepada pihak kepolisian agar membuka posko cyber crime selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun 2017.

Hal ini dimaksudkan agar berita-berita berisi issue SARA dan provokasi lainnya di media sosial seperti yang terjadi belakangan ini bisa dibendung.

” Bagaimanapun caranya harus mengantisipasi dengan membuka posko cyber crime‎. Ingat kasus Tanjung Balai di Sumatera Utara, itu karena media sosial sehingga wihara diserbu,” kata Djarot, Sabtu (22/10/2016).

Djarot juga mengimbau kepada warga Ibukota agar tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah dengan pemberitaan yang beredar di media sosial menjelang pilkada.

“Oleh sebab itu pihak kepolisian bagaimanapun caranya harus mengantisipasi dengan membuka posko cyber crime‎,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat di Jakarta untuk sama-sama menciptakan suasana pilkada yang damai, kondusif dan tertib.

“Jangan percaya dengan berita di media sosial yang hoax dan adu domba,” ucapnya.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di ikuiti oleh tiga pasangan bakal calon yaitu pasangan petahana Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat , Agus Harimurti Yodhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here