Biaya Perawatan Korban Luka-Luka Kapal Zahro Express Ditanggung Pemprov DKI

0

CAWANG, PJ – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto memastikan bahwa korban luka-luka akibat terbakarnya kapal Zahro Express dijamin bebas biaya perawatan dan ditanggung oleh pemerintah.

“Korban luka-luka dijamin bebas biaya perawatan, karena ini bencana. Seperti korban aksi teror bom di Sarinah Thamrin beberapa waktu yang lalu, Pemprov DKI yang menanggung biaya perawatan mereka,” kata Koesmedi di Jakarta, Senin (2/1/2017).

Sebanyak 48 orang luka korban terbakarnya kapal Zahro Express di Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Minggu (1/1/2017) telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya, RSPAD Gatot Subroto, RSCM, Rumah Sakit Atma Jaya, Tarakan, Budhi Asih, dan RS Pluit.

Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Khafifah Any, menegaskan masih berupaya memberikan pelayanan kepada para korban. Rencananya, Selasa (3/1/2017) akan digelar koordinasi lintas sektor terkait biaya perawatan pasien.

“Belum diputusin, baru besok ketemuan dan akan dikoordinasikan dengan rumah sakit, BPJS dan Jasa Raharja. Mana yang bisa dicover,” ujar Khafifah.

Dikatakan, sejumlah pasien yang mengalami luka-luka sudah pulang ke rumah masing-masing dan dibebaskan biaya perawatan.

“Setiap saat kita update untuk pelayanannya. RS kan sudah pegang data korban. Soalnya banyak dari luar Jakarta juga,” ujarnya.[]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here