PT. Pelni Dan Kendala Hadapi Persaingan Transportasi

0
10

GAJAH MADA ,PJ – . PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) khususnya kapal penumpang yang beberapa tahun lalu sebelum bergulirnya reformasi menjadi angkutan transportasi laut yang paling diminati.

Penyediaan fasilitas yang memandai dan penumpang kapal yang menikmati perjalanan ditengah laut, tentu menjadi sesuatu yang menarik. Akan tetapi dalam menghadapi persaingan dengan transportasi darat dan udara menjadi tantangan tersendiri bagi Pelni kedepan.

Menurut Direktur Utama PT. Pelni, Elfien Goentoro, kalau untuk kapal penumpang, dimana standar layanan itu sudah diatur di AM 37. Jadi, output itu apa saja dan itu sudah clear. Itu yang sudah dilakukan dan telah memenuhi itu semua.

“Jadi, itu yang kita penuhi sekarang. Tinggal nanti di dalam, di pelabuhannya ada aturan juga. Kalau ini terpenuhi semua, maka standar itu akan tercapai, “kata Elfien

pada Poros Jakarta.com usai Silaturrahmi Manajemen PT. Pelni dengan Rekan Media Massa di kantor Pelni, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Rabu (4/1). .

Selanjutnya, perhatian Pelni untuk keselamatan penumpang pun di nomor satukan. Semua alat keselamatan penumpang diatas kapal di cek terus, seperti Sekoci Penyelamat (life boat),

Pelampung Penolong Wujud Cincin (Ring Life Buoys), Tali Penolong Kembung (Inflatable Liferaf), Jaket Penolong (Life Jackets). Media pelindung panas (Thermal Protective Aid), Rakit?? dan lain-lain termasuk sinyal-sinyal yang harus diperlukan. Itu semuanya harus lengkap dan yang diutamakan.

Kedua adalah pelayanan pada penumpang juga menjadi tujuan utama, yakni memperhatikan kebersihan, ruangan-ruangan, kondisi kamar, kasur termasuk penerangannya. Namun yang paling utama juga adalah keberadaan dan kondisi kamar mandi dan toilet.

“Nah, ini layanan yang terus dicoba untuk ditawarkan pada konsumen, “tambahnya.

Menghadapi persaingan pelayanan penumpang semakin mengalami peningkatan. Yang dihadapi, seperti kehadiran Airport, dimana pembangunan cukup banyak, ada sekitar 28 yang dibangun. “Dan itu menjadi saingan PT Pelni saat ini, “ujarnya..

Persaingan ini bisa diatasi kalau kendala di Pelni dari segi pelayanan terutama di Indonesia Timur berjalan dengan baik. Kendala itu seperti, pelabuhannya diakui Elfien memang terbatas.

Masih banyak yang tidak steril, seperti terbatasnya alat komunikasi di pelabuhan-pelabuhan yang tidak selancar wilayah Indonesia Barat, khususnya penggunaan komunikasi hanya bisa untuk internet, itu pun hanya bagian operatornya saja.

“Memang banyak kendala infrastruktur yang kita hadapi di wilayah Indonesia Timuir itu, “tandasnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here