Kekerasan Merusak Peradaban

0

CAWANG, PJ -Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengecam keras aksi pemukulan dan pengeroyokan Kader PDIP oleh sekelompok massa FPI.

Indonesia adalah negara hukum, aksi kekerasan dan main hakim sendiri sama sekali tidak bisa dibenarkan. Tindakan kekerasan itu tidak manusiawi dan merusak peradaban. Terlebih jika kekerasan itu masih ada hubungannya dengan agenda pemilihan Gubernur yg sekarang sedang berlangsung.

Pengeroyokan itu merusak demokrasi, tidak manusiawi dan bertentangan dgn ajaran manapun, kata Hasto.

Menurut Hasto, belakangan ini kekerasan baik verbal maupun fisik seolah menjadi budaya baru. Mereka sama sekali tidak berkepribadian Indonesia yg dikenal santun dan toleran. Ini gejala yg embuat kita cemas dan harus benar2 kita waspadai, lanjut Hasto. Selain penganiayaan kader tersebut, Hasto juga menyoroti aksi-aksi melanggar hukum lain yang dilakukan oleh FPI seperti penghadangan kegiatan blusukan Ahok beberapa hari lalu.

Pimpinan FPI harus bertanggung jawab terhadap tindak tanduk anggotanya di lapangan. Hasto meminta aparat keamanan untuk memastikan pihak-pihak yg bertanggung jawab atas insiden pengeroyokan dan penghadangan kegiatan calon gubernur petahana itu diproses secara hukum sesegera mungkin agar tidak terulang di masa depan.

Demikian halnya KPU dan Bawaslu tidak boleh berdiam diri. Jika FPI tidak melakukan langkah-langkah kongkrit meredam aksi sepihak anggotanya dan kepolisian tidak bertindak sesuai kewenangannya, Hasto khawatir itu akan memancing reaksi dari kelompok lain.

Meski demikian Hasto menyerukan kepada kader-kader PDI Perjuangan untuk memercayakan penanganan kasus tersebut pada pihak kepolisian. Kami percayakan kepada proses hukum, jangan membalas kekerasan dengan kekerasan.

Meskipun demikian, sebagai Partai yg solid kami tidak pernah takut. PDI Perjuangan memiliki kekuatan dari sabang sampai merauke. Namun kami tetap taat hukum. Untuk itulah seluruh Kader dimanapun harus menahan diri dan menjaga peradaban demokrasi yang baik dgn tidak melakukan hal yg sama dengan anggota FPI.

Tunjukkan bhw kita warga begara yg beradab dan taat hukum. Kita berikan keaempatan kpd aparat kepolisian utk menegakkan kebenaran hukun di atas prinsip keadilan dan negara tdk boleh kalah oleh aksi main hakim sendiri.[]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here