Jumat, 18 Agustus 2017 WIB

Close

Ada The Lost World di Summarecon Mall Bekasi

Oleh : Iast Gunawan | Rabu, 22 Juni 2016 | 07:05 WIB


Adventure to The Center of The Earth “LOST WORLD” Petualangan Menjelajah ke dalam Replika Perut Bumi di Summarecon Mal Bekasi

BEKASI, PJ – Sambut libur sekolah dan lebaran, berbagai tempat wisata berusaha menarik minat pengunjung dengan cara yang bermacam-macam. Salah satunya yang dilakukan oleh Summarecon Mall Bekasi (SMB).

Seperti dikatakan Willy Effendy, GM Operation Summarecon Mal Bekasi, Summarecon Mall Bekasi memanjakan pengunjung mall, khususnya anak-anak dengan diberikan atraksi wahan bertajuk Adventure to The Center of The Earth – Lost World yakni akan mengajak para pengunjung untuk berperan layaknya seorang petualang bawah tanah yang mengeksplorasi keindahan dalam perut bumi.

“Rangkaian Adventure The Center of The Earth – Lost World menjadi rangkaian wahana permainan yang dibuat rutin setelah sukses dengan petualangan sebelumnya yaitu The Adventure of Human Body. Melalui wahana ini, pengunjung tidak hanya diajak berpetualang, namun juga mengerti bagaimana bentuk lain bumi yang biasa kita lihat di bagian permukaan. Hal ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang menarik bagi pengunjung Summarecon Mal Bekasi.” Ujar Willy, Selasa  (21/6/2016).

Dikatakan lebih lanjut, wahana ini dibuat dengan memanfaatkan keindahan dekorasi, bentuk dimensi hingga berbagai permainan yang mengasah ketangkasan pengunjung dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sehingga membuat petualangan terasa semakin nyata.

“Dengan luas area mencapai 800m2, wahana ini akan dibuat layaknya sebuah perjalanan untuk menemukan jalan keluar dari dalam perut bumi. Terbagi menjadi 12 area yang harus dilalui oleh pengunjung sampai menemukan jalan keluar,” paparnya.

Willy menambahkan, wahana ini dibuka dalam rangkaian musim liburan sekolah ini berlangsung mulai 18 Juni - 18 September 2016. Berada di lantai 1 Summarecon Mal Bekasi, wahana dibuka setiap hari mulai dari pukul 11.00-22.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp 30.000,-.

Petualangan Ke Perut Bumi

Petualangan dimulai ketika pengunjung memasuki pintu gerbang dengan dekorasi bebatuan dan kayu layaknya menuju ke ruang bawah tanah. Pertama, pengunjung akan memasuki area The Pit yang merupakan jalan pengangkutan hasil pertambangan.

Memasuki area ini pengunjung harus berhati-hati karena akan diajak masuk ke dalam lubang yang membawa untuk masuk ke bagian bumi yang lebih dalam. Setelah menuruni anak tangga pada lubang tersebut, pengunjung akan memasuki area Mining Train yang terbengkalai berisi kereta yang dahulu digunakan untuk mengangkut hasil tambang dan sisa-sia hasil pertambangan.

Keluar dari area Mining Train, kali ini pengunjung akan memasuki Crystal Cave. Di dalam goa ini, akan banyak dijumpai bongkahan kristal yang merupakan salah satu jenis batuan dari dalam perut bumi. Selanjutnya, pengunjung juga akan melihat replika stalagmit dan stalagtit yakni kumpulan kalsit (kalsium karbonat) dari air yang menetes bercampur mineral yang membeku.

Petualangan semakin seru di area Rock Climbing, dimana pengunjung akan diajak untuk memanfaatkan ketangkasan fisik dengan merangkak menaiki tali dan berjalan di atas jembatan untuk bisa menyusuri area selanjutnya yaitu Mouse Tunnel. Pada area ini pengunjung diajak menyusuri jalan sempit dan kecil layaknya lorong yang biasa dilewati oleh tikus.

Tidak berhenti sampai disitu, area selanjutnya adalah Hanging Bridge dimana untuk melewatinya pengunjung harus berpijak pada jembatan kayu. Untuk itu, keseimbangan dan kehati-hatian akan diperlukan untuk dapat melaluinya. Sembari menyusuri jembatan, pengunjung juga disuguhkan replika air terjun dengan memanfaatkan video mapping untuk menghasilkan gambaran yang menyerupai aslinya.

Petualangan semakin mendebarkan ketika memasuki Trap Room yang dibuat menyerupai ruangan kerja bagi mandor tambang yang penuh dengan teka-teki. Kemampuan berpikir cepat diperlukan untuk menemukan jawaban dari setiap petunjuk agar bisa menemukan pintu keluar.

Perjalanan dilanjutkan menuju Lost City, sebuah kota hilang yang berada jauh di dasar laut Atlantis. Untuk dapat keluar dari area ini, terlebih dahulu pengunjung diharuskan melewati area Stepping Stone atau bebatuan bergoyang.

Dalam area ini, pengunjung akan melewati batu-batu untuk berpijak agar tidak terjatuh ke bawah dengan menjaga keseimbangan saat berpijak. Bantuan tali dipersiapkan untuk membantu pengunjung melewati wahana ini.

Usai di stepping stone, pengunjung akan kembali di uji fisik dan mental di area Labirin. Berbagai alternatif pintu disiapkan dengan tingkat kesulitan dan medan petualangan yang berbeda-beda, namun kesemuanya bermuara di wahana terakhir berupa wahana Trick Art. Di dalam area ini, pengunjung dapat bersantai sejenak sambil mengabadikan foto karena terdapat kreasi seni dengan efek lukisan yang terlihat begitu nyata.

Rangkaian wahana ini dapat dinikmati dengan durasi sekitar 30 menit. Karena menekankan pada permainan fisik dan ketangkasan, pengunjung dengan usia dibawah 10 tahun diwajibkan untuk didampingi dengan orang tua ataupun orang dewasa.[]


Komentar


Jakarta Selatan - 52 menit yang lalu

Anies Ikut Tarik Tambang dan Main Bola Pakai Daster

LEBAK BULUS, PJ - Gubernur DKI Jakarta Terpilih Anies Baswedan ikut perayanan 17 Agustus di kawasan rumahnya, Lebak..
Jakarta Pusat - 1 jam yang lalu

Ketua DPRD : Simpang Susun Semanggi Mengurangi Kemacetan

SEMANGGI, PJ - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan Simpang Susun Semanggi berhasil mengurangi..
Jakarta Timur - 2 jam yang lalu

Peserta Lomba Nyanyi Pada Deklarasi Gerakan Damai Nusantara, Antara Bangga dan Kecewa

PULO GADUNG, PJ- Kesuksesan Deklarasi Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Damai Nusantara (DPN- Gardan) yang berlangsung..
Jakarta Pusat - 2 jam yang lalu

Dipilih Jadi Ajudan Presiden Jokowi, Kombes Johnny Bonus Bagi Polri

SEMANGGI, PJ – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan terpilihnya Kombes Johnny Eddizon Isir menjadi ajudan..
Nusantara - 3 jam yang lalu

Puluhan Mantan Kombatan Terorisme Ikuti Upacara Bendera di Lamongan

LAMONGAN, PJ – Tidak kurang sekitar 200 orang memenuhi halaman masjid Baitul Muttaqien yang berada di desa..
Jakarta Pusat - 3 jam yang lalu

Megawati Sumbang 5 Pohon Baobab untuk Taman Semanggi

SEMANGGI, PJ – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat mengatakan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri..
Jakarta Selatan - 4 jam yang lalu

Simpang Susun Semanggi Dipasang CCTV, Vandalisme Kena Sanksi Sosial

SEMANGGI, PJ - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan untuk mencegah vandalisme, Pemprov DKI Jakarta..
Jakarta Pusat - 5 jam yang lalu

Jabodetabek Berawan Sepanjang Hari Ini

KEMAYORAN, PJ – Hari ini, 18 Agustus 2017, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan disertai kilat/petir dan..
Nusantara - 6 jam yang lalu

Umar Patek Kembali Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-72

SIDOARJO, PJ – Terpidana kasus terorisme yang juga salah satu peracik bom terbaik seantero jagad, Umar Patek,..
Jakarta Timur - 7 jam yang lalu

Pembangunan Simpang Susun Semanggi Tanpa Gunakan APBD Diapresiasi Menhub Budi

CAWANG, PJ – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk..
Lihat Semua

Close
Close
Close





Close
Close
Close