Jumat, 06 Agustus 2021 WIB

Keamanan Pengguna Kendaraan Umum Jadi Prioritas

Oleh : Mansyur Barus | Senin, 21 Maret 2016 | 12:02 WIB



 

Senin 14 Maret 2016 yang lalu sopir angkutan umum, terbanyak sopir taksi dan bajaj lakukan unjuk rasa di depan kantor gubernur DKI Jakarta atau Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Menurut infromasi Selasa 22 Maret 2016, tidak kurang dari 5.000 pengemudi taksi, bajaj dan angkutan umum lainnya kembali akan melakuka unjuk rasa. Kali ini unjuk rasa dipusatkan di depan Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Selatan. Selain itu para pengunjuk rasa juga mengirim utusan ke Kantor Kemenkoinfo sebanyak 20 orang.

Tuntutan para pengemudi taksi dan angkutan umum ini jelas, yaitu agar pemerintah membekukan perusahaan aplikasi yang menjadi perantara beroperasinya angkutan ilegal menggunakan plat hitam seperti Grab Car, Uber Car serta perusahaan aplikasi lain.  

Para pengemudi angkutan umum ini merasakan pendapatan mereka bekurang sejak angkutan menggunakan aplikasi ini beroperasi di Jakarta. Dengan adanya angkutan menggunakan aplikasi ini, para pengemudi angkutan umum tidak mampu memenuhi setoran kepada pemilik kendaraan, sehingga mereka harus menentukan pilihan mengurangi setoran atau tidak membawa uang untuk keluarga.

Namun apa yang mereka tuntut ini berbeda dengan apa yang dirasakan oleh para pengguna angkutan umum berbasis aplikasi ini. Para pengguna merasa ada kenyamanan dan keamanan dengan adanya Grab Car maupun Urban Car atau Urban Taksi. Mereka merasa aman karena jelas mobil yang digunakan dan sopir yang menjadi pengemudi. Dan sampai saat ini belum pernah terjadi sesuatu yang merugikan para penumpang angkutan umum berbasis aplikasi ini.

Berbeda dengan angkutan umum lainnya, sudah banyak penumpang angkutan umum, apakah itu taksi, angkot dan sebagainya, menjadi korban dari pengemudi angkutan umum itu sendiri, seperti diperkosa, atau sopirnya bekerjasama dengan orang lain. Dan biasanya sulit melacak sopir angkutan umum yang telah melakukan kejahatan terhadap penumpangnya itu.

Yang menjadi persoalan dalam hal ini adalah pemerintah sepertinya mengijinkan angkutan umum tidak resmi beroperasi di Jakarta. Padahal sudah jelas aturan yang mengatur mengenai angkutan umum ini. Dengan beroperasi tanpa ijin seperti sekarang ini, tentu saja perusahaan angkutan umum berbasis apalikasi ini tidak membayar pajak, sehingga mereka bisa menawarkan harga yang lebih murah. Di sinilah persaingan tidak sehat itu terjadi. Satu membayar pajak, yang satu lagi tidak membayar pajak, tentu mengakibatkan persaingan tidak sehat terjadi.

Agar terjadi persaingan yang sehat, pemerintah harus segera membuat aturan mengenai angkutan umum berbasis aplikasi ini. Semua ketentuan mengenai angkutan umum harus berlaku untuk semua angkutan umum, termasuk yang berbasis aplikasi, jangan ada yang dianaktirikan. Semua harus berplat kuning, menjalani KIR, pengemudinya memiliki SIM A Umum atau aturan yang berlaku lainnya.

Rasa aman dan nyaman bagi penumpang, seperti yang dirasakan saat ini bagi pengguna angkutan berbasis aplikasi, seharusnya menjadi salah satu cara bagi angkutan umum untuk memberikan layanan kepada para penumpangnya. Semua angkutan umum harus meningkatkan pelayanannya, sehingga para penumpang merasa aman menggunakannya.

Masalah ini harus segera diselesaikan pemerintah agar tidak berlarut-larut, pengemudi angkutan umum terus melakukan unjuk rasa. Unjuk rasa sopir angkutan umum seperti ini sangat merugikan masyarakat pengguna angkutan umum, sekaligus tentunya meruginan negara, karena produktivitas para pekerja menurun akibat terganggu angkutan umum.

 

 


Komentar


Arena - 2 hari yang lalu

BPK Penabur Bercita-caita Menggelar Kejuaraan Catur Internasional Seperti All Englad di Bulutangkis

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – 3 Agustus 2021- Dua impian besar ingin dikerjakan oleh Badan Pendidikan Kristen..
Arena - 1 minggu yang lalu

BPK Penabur Kembali Menggetarkan Catur Nasional, Menggelar Turnamen Catur Pelajar BPK Penabur Cup

POROSJAKARTA.COM, CAWANG - Jakarta, 24 JULI 2021- BPK Penabur makin eksis di dunia olahraga catur nasional. Betapa..
Sosok - 1 minggu yang lalu

Ketua LBH Kesehatan Mohon ke Presiden Jokowi untuk Tuntaskan Covid 19

Prinsip Dasar Dalam Kondisi Wabah Penyakit Menular: Manusia Secara Alamiah Pertahankan Hidup MPRRI, DPRRI,..
Khas - 1 minggu yang lalu

HUT ke-37, APLI Berikan Penghargaan Untuk Tenaga Kesehatan

POROSJAKARTA.COM - Dalam rangka Ulang Tahun APLI ke 37 tahun, APLI bersama Gerak BS berpartisipasi dalam..
Musik - 2 minggu yang lalu

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko, Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi

POROSJAKARTA.COM - Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka...
Arena - 2 minggu yang lalu

Kejuaraan Dunia Catur Di Rusia; Tiki-Taka Susanto Megaranto Menciptakan Sejarah Baru Bagi Indonesia

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Pecatur terbaik Indonesia, GM Susanto Megaranto (2550) berhasil membuktikan..
Arena - 3 minggu yang lalu

Kejuaraan Dunia Catur Di Rusia; Tiga Pecatur Indonesia Cetak Sejarah Baru Tembus Babak Kedua

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Tiga pecatur Indonesia berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia percaturan setelah..
Arena - 3 minggu yang lalu

Piala Dunia Catur, Irene Dan Medina Tembus Putaran Dua

POROSJAKARTA, CAWANG - Hasil yang dicapai Irene dan Medina disambut gembira Artsanti Alif Head of Social Investment..
Arena - 3 minggu yang lalu

CHESS WORLD CUP DI RUSIA, Irene Sukandar, dan Medina Berhasil “Melumat” Lawanya di Babak Pertama

POROSJAKARTA, CAWANG - Dua pecatur putri terbaik Indonesia, Irene Kharisma Sukandar dan Medina Warda Aulia berhasil..
Arena - 3 minggu yang lalu

Chess World Cup di Rusia, Tiga Pecatur Indonesia Pegang Buah Putih di Babak Pertama

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Empat pecatur Indonesia malam ini akan bertarung di babak pertama kejuaraan dunia..
Lihat Semua

Close



Indeks


Close
Close
Close