Minggu, 20 Agustus 2017 WIB

Close

Apapun Hasil Gelar Perkara, Hormati Hasilnya

Oleh : | TB Adhi | Rabu, 16 Nopember 2016 | 07:16 WIB


Suasa gelar perkara kasus penistaan agama /ist

SAAT tim Bareskrim Polri melakukan gelar perkara pengusutan kasus dugaan penistaan agama, yang dimulai sejak pkl -09.20 WIB di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016), apa yang dilakukan oleh Ahok? Ia menemui simpatisan yang mendatangi posko pengaduan Balai Rakyat di dekat Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.

Basuki Tjahaja Purnama sah-sah saja melakukan apa pun yang bernilai konstruktif dalam masa kampanye Pilgub DKI 2017 ini. Termasuk untuk memutuskan tidak menghadiri gelar perkara dari dugaan penistaan agama yang dilakukannyya medio September 2016 silam di Kepulauan Seribu.

Setelah sempat menjadi kontroversi, antara akan datang dan tidak, Ahok akhirnya memutuskan tidak menghadiri acara gelar perkara dan memilih untuk menemui simpatisannya di Balai Rakyat dekat Taman Situ Lembang itu.

Memang tidak ada ketentuan yang mengatur Ahok wajib datang dan memberikan keterangan dalam acara gelar perkara yang akhirnya dihelat selama sekitar 10 jam dari pkl 09.20 WIB hingga pkl 20.00 WIB. Dalam kurun waktu itu tim penyidik telah meminta keterangan dari sebayak 18 saksi ahli.

Tujuh saksi ahli dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara yang bersifat terbuka tetapi terbatas tersebut. Yakni, enam saksi ahli dari pelapor dan lima ahli dari pihak terlapor, diantaranya adalah ahli tafsir dari Mesir. Kalangan media dibebaskan meliput, tetapi tayangan langsung televisi tak diperkenankan. Alhasil, beberapa SNG (satelite news gathering) atau mobil satelit beberapa studio tivi tak bisa dioperasikan secara maksimal.

Rencananya, hasil dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut akan disampaikan pada Rabu (16/11/2016) pkl 10.00 WIB pagi ini. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut apapun hasilnya, dia tetap menghargai kerja tim di Bareskrim.

"Apapun hasilnya saya menghargai tim ini karena mereka bekerja berdasarkan UU pasal 74 dan pasal 5 KUHP memberikan kewenangan terhadap penyelidik," kata Tito usai menghadiri sebuah acara 'An Evening with Kapolri' di Gedung Bhayangkari, Jl Sanjaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Jenderal Tito, seperti dikutip banyak media, memilih tak berkomentar banyak, termasuk soal situasi keamanan jelang pengumuman tersebut.

"Mestinya semua bersabarlah," komentar Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri. "Saat ini tim sedang merumuskan kesimpulan sementara. Besok pagi kita umumkan hasil rumusannya," demikian disampaikan Komjen Ari Dono Sukmanto, Selasa Malam di Rupatama Mabes Polri.

Jika kalangan media mempertanyakan masalah keamanan dan pengamanan terkait kesimpulan dari kasus dugaan penistaan agama tersebut, sebenarnya itu sah-sah saja. Tensi atau suhu politik di ibukota saat ini terpantau panas.

Hujan deras memang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir, menyebabkan sebagian wilayah ibukota tergenang air. Hujan sekaligus meminimalisasi dampak dari tensi politik yang cenderung tinggi, menjelang penyampaian kesimpulan dari gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini.

Tensi tinggi itu pun menerjang Partai Golkar dengan kian retaknya hubungan antara Ketua Dewan Pembina Ir.Aburizal Bakrie dengan Ketua Umum Setya Novanto.

Sebelumnya, ARB dikesankkan mengkritisi kebijakan partai yang memutuskan tetap solid mendukung Ahok-Djarot Siaful Hidayat pada Pilkada serentak 15 Februari 2017. Itulah yang menjadi pemicunya. Pasalnya, Setya Novanto dan Partai Golkarnya memutuskan tetap solid mendukung duet petahana gubernur DKI Jakarta itu. []

 


Komentar


Balaikota - 50 menit yang lalu

Gubernur DKI Jakarta Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI

GAMBIR, PJ– Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayatmendapat penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan..
Arena - 1 jam yang lalu

Tim Polo Air Putri Indonesia Puas Mendapat Medali Perunggu di SEA Games 2017

CAWANG, PJ– Tim polo air putri Indonesia mendapat medali perunggu pada SEA Games 2017. Meski gagal mencapai..
Jakarta Timur - 2 jam yang lalu

Bendera Indonesia Tercetak Terbalik di Buku Panduan SEA Games 2017, Pemerintah Indonesia Akan Layangkan Protes

CAWANG, PJ– Buku panduan pelaksanaan SEA Games 2017 di Malaysia, mencetak bendera Indonesia terbalik...
Kepulauan Seribu - 3 jam yang lalu

Festival Pulau Tidung 2017 Resmi Dibuka Bupati Kepulauan Seribu

KEPULAUAN SERIBU, PJ – Festival Pulau Tidung 2017 secara resmi dibuka Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah...
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

PPATK: Dana Umrah First Travel Digunakan Pembelian Aset-Aset Pribadi

GAMBIR, PJ - Puluhan rekening terkait dengan biro perjalanan haji dan umrah First Travel yang diperiksa..
Jakarta Pusat - 4 jam yang lalu

Asian Games GOIFEX Expo 2017 Resmi Diluncurkan Wapres Jusuf Kalla

SENAYAN, PJ – Menyambut Asian Games 2018, Wakil Presiden, Jusuf Kalla meresmikan peluncuran Asian Games GOIFEX..
Bodetabek - 5 jam yang lalu

UU Pemilu Telah Ditandatangani Presiden Jokowi, KPU RI Akan Segera Mengambil Salinan UU Pemilu

TANGERANG, PJ – Ketua Komisi Pemelihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman menuturkan, Undang-undang Pemilihan Umum..
Jakarta Pusat - 6 jam yang lalu

Hadiri HUT RI Ke-72 di Istana Negara, Ketum Posraya Indonesia: Rakyat Bersama Jokowi

GAMBIR, PJ – Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 pada tahun ini, di Istana Negara..
Bodetabek - 7 jam yang lalu

Simulasi Pemilihan Umum Serentak 2019 Digelar KPU RI

TANGERANG, PJ – Simulasi nasional pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019..
Jakarta Timur - 8 jam yang lalu

Johan Budi: Presiden Jokowi Tandatangani UU Pemilu

CAWANG, PJ – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menandatangani Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang..
Lihat Semua

Close
Close
Close





Close
Close
Close