ERP Mulai Beroperasi di Jakarta 2019

0
15

BALAI KOTA, PJ – Penerapan electronic road pricing (ERP) untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, direncanakan bisa diterapkan pada 2019 karena saat ini pengadaan ERP dalam tahap lelang.

“Sekarang masuk tahap lelang. Rencananya, 2019 diterapkan di DKI Jakarta,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Dikatakan, perusahaan Swedia dan Austria tertarik mengikuti lelang ERP. Duta besar kedua negara tersebut datang ke Balai Kota untuk menemui Sandiaga membahas lelang tersebut

Menurut Sandiaga, pemenang lelang akan diumumkan Oktober 2018. Pemenang tender bisa memulai membangun proyek ERP di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan Medan Merdeka Barat.

Ditambahkan, persiapan sistem ERP akan dilakukan dua tahap menyesuaikan operasional mass rapid transit. Tahap pertama, pembangunan dilakukan dari bundaran Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia. Setelah itu, dari Bundaran HI-Jalan Medan Merdeka Barat.

“Proyek ERP sudah terlalu lama tertunda. Saya bilang sama Pak Andri, pokoknya harus, saya enggak mau tahu. Atau, kalau ada pertimbangan lain, tetapi ini sudah cukup terlalu lama. Kita langsung putuskan saja dan di-execute,” tegasnya.

Sandiaga bertekad mewujudkan ERP pada 2019, namun konsep dasarnya sedikit berubah. Tidak hanya bisa mendeteksi pelat mobil, ERP juga bisa mendeteksi pelat motor.

“Teknologi yang kami gunakan tidak hanya bisa membidik layar pelat mobil, motor pun bisa,” kata Kadishub DKI Andri Yansyah.

Konsep mengenai ERP untuk motor sudah dicetuskan Gubernur Anies sebelumnya. Beberapa bulan lalu, Anies menyampaikan keinginannya agar teknologi ERP bisa juga digunakan untuk sepeda motor.[]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here