Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark

0
45
Taman Bumi Nasional (Geopark) Ciletuh, Palabuhanratu, Sukabumi. (foto/ist)

POROSJAKARTA.COM, CAWANG –  Taman Bumi Nasional Ciletuh, Palabuhanratu adalah sebuah konsep manajemen pengelolaan kawasan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya, melalui prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan di 8 kecamatan di kawasan wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Taman Nasional ini adalah satu-satunya geopark atau taman bumi yang ada di Provinsi Jawa Barat. Geopark Ciletuh resmi mendapatkan predikat sebagai Unesco Global Geopark (UGG). Selain  Ciletuh, Unesco juga mengesahkan 12 geopark dari 11 negara sebagai UGG. Pengesahan disampaikan dalam sidang Executive Board Unesco ke 204, Komisi Programme and External Relations, Kamis (12/4/2018) di Paris, Perancis.

“13 Usulan tersebut diterima tanpa perdebatan. Artinya, semua negara menyetujui kawasan Ciletuh, Palabuhanratu, sebagai UGG,” kata General Manager Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Dana Budiman, seperti dilansir dari laman resmi kemendagri, Senin (16/4/2018).

Dana mengatakan, bukan tanpa alasan Ciletuh mendapat pengakuan dunia. Faktanya, Geopark Ciletuh memang sangat oke. Modalnya sudah sangat kuat. Pada awal Agustus 2017, Geopark ini sudah dinilai tim UNESCO.  Predikat ini tentunya membawa Ciletuh menjadi destinasi wisata dunia.

“Potensinya juga sangat besar. Keindahan alamnya lengkap. Ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Karena itu harus cepat dikembangkan, agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakatnya,” terangnya.

Menurutnya, Geopark Ciletuh juga dikelilingi hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah. Selain itu, ada juga punya pantai yang keren.

Menariknya, Geopark Ciletuh juga punya ombak yang disukai surfer-surfer dunia. Tengok saja Pantai Cimaja. Pantai itu sering terpilih sebagai lokasi lomba Surfing berskala internasional, banyak hal yang dilakukan pemerintah untuk menjadikan Ciletuh sebagai kawasan terpadu. Misalnya seperti pemberdayaan masyarakat lokal, pengembangan desa binaan, pengembangan geowisata, pengembangan homestay, dan sebagainya.

Tak hanya dapat mempelajari adat dan budayanya saja,  di Geopark Ciletuh wisatawan juga bisa menikmati beragam objek wisata eksotis. Mulai dari keindahan air terjun Awang, Taman Purba, bukit Panenjioan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di kawasan seluas 126.100 Ha / 126.1 km2 tersebut, terdapat banyak destinasi wisata kelas dunia. Luas Geopark meliputi 8 Kecamatan mulai dari Cisolok (Pantai Cimaja) sampai dengan Ujunggenteng (Ciemas). Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pemerintah dan masyarakat setempat untuk menjadikannya semakin baik, serta dikenal dunia. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here