HK Damin Sada, Silaturrahmi Jajaka Nusantara Menjaga Kedaulatan NKRI

0
32
HK. Damin Sada pada acara silaturrahmi jawara, ulama dan habib se-Jawa Barat, Jakarta dan Banten (Jabarjakban) di Islamic Center, Bekasi, Sabtu (21/4/2018). (Foto : PJ/Zaki)

POROSJAKARTA.COM, BEKASI – Ketua Umum Jajaka Nusantara, HK. Damin Sada menanggapi dengan positif silaturrahmi Jawara, Ulama dan Habib se-Jawa Barat, Jakarta dan Banten (Jabarjakban) di Islamic Center, Bekasi, Sabtu (21/4/2018).

“Alhamdulillah, ini awal dari agenda kami. Mungkin acara selanjutnya lebih besar lagi. Yang jelas acara ini tidak memiliki tujuan tertentu, ini semata-mata hanya silaturrahmi, begitu, “katanya pada porosjakarta.com usai acara silaturrahmi.

Silaturrahmi ini, tambahnya, menjaga ukhuwah islamiah dan menjaga kedaulatan NKRI jangan sampai semua  ummat Islam terbelah dan bangsa juga ikut terbelah.

Makanya, dia menginginkan atau mengupayakan harus dilakukan silaturrahmi sesama anak bangsa. Apalagi menghadapi tahun politik mulai tahun 2018 pilkada serentak hingga tahun 2019 pilpres.

Sebagai Ketua Umum Jajaka Nusantara, Damin  berusaha supaya situasi yang terus memanas ini bisa diredam atau didinginkan lewat silaturrahmi.

Dirinya tidak ingin, apa yang terjadi diluar negeri menjadi khimah bagi negara Indonesia. Diluar negeri terjadi perang saudara sesama ummat Islam.

“Saudara kita di luar negeri saling hantam tuh. Jadi kita minimalisir jangan sampai terjadi disini (Indonesia). Kalau perlu kita damaikan sesama ummat islam, “kata Damin.

Terkait isi ceramah yang disampaikan para kyai, katanya, ceramah itu dia memberikan waktu selama 7 menit. Tapi dilihatnya  masing-masing kyai itu punya pendapat yang berbeda, dengan ciri khas mereka sendiri.

HK. Damin Sada di acara silaturrahmi Jawara, Ulama dan Habib se-Jawa Barat, Jakarta dan Banten (Jabarjakban) di Islamic Center, Bekasi. (Foto : PJ/Zaki)

Apa yang disampaikan  oleh para kyai, itu adalah murni pendapat mereka. Dia tidak menyuruh agar para kyai yang diundang menyampaikan ini dan itu.

“Jadi, apa yang disampaikan nantinya kita rangkum semuanya, kita jalankan bahwa solusinya seperti ini, “katanya.

Sebenarnya tokoh-tokoh yang diundang pada silaturrahmi tidak ada yang pro dan anti pemerintah. Tapi berhubung  sebagian tidak ada yang hadir. Tapi semua itu terserah pada yang diundang.

HK. Damin Sada (ketiga kanan) dan Babeh Sanwani dari perguruan Gerak Cepat 343 Pusaka Putra Batavia. (Foto: PJ/Zaki)

Para kyai, ulama dan habib dia undang, baik yang karakter keras dan karakter lembut diundang semua, disatukan disini di Islamic Center. Sekali lagi, katanya,.dia ingin silaturrahmi dengan ulama dari ini, tokoh dari ini.

“Menyatukan lewat silaturrahmi dan tidak ada tujuan apa apa, “tuturnya.

Acara silaturahmi sangat penting sekali bagi sesama ummat, sesama saudara berbangsa dan bernegara. Kalau tidak ada silaturrahmi maka bangsa Indonesia ini gampang pecah.

“Yang utama dan yang pertama kita silaturrahmi. Itu yang kita lakukan.

Saya berharap pada generasi muda untuk mempererat hubungan ukhuwah islamiah dan menjaga kedaulatan NKRI, “pungkasnya. [PJ/Abuzakir Ahmad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here