Hongkong SEA Master Tantangan Berikut Timnas Tenis Meja Indonesia Pimpinan Oegroseno

0
18
Setelah Sukses di Swedia Timnas Tenis meja Indonesia kembali berlatih di China. Foto diambil di Bandara Soekarno Hatta Rabu 9 Mei 2018. (Foto/Dok)

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Keringat terasa belum kering benar setelah Timnas  Meja Indonesia mengukir sukses besar dalam kejuaraan dunia di Swedia 6 Mei 2018 lalu.

Sekarang tim yang terdiri dari 12 pemain putra dan putri ini sudah harus kembali berada di China, dan mereka sudah harus bersiap untuk mengikuti kejuaraan Hongkong SEA Master pada akhir Mei 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PP PTMSI (Persatuan Tenis Meja Indonesia ), Drs Oegroseno, SH, ketika dihubungi Kamis (10/5/2018). Oegroseno mengatakan, mereka (timnas tenis meja Indonesia) sudah kembali ke Jakarta, dan kemarin pagi sudah berangkat lagi ke China untuk kembali berlatih seperti biasa di sana.

“Nanti pada akhir bulan Mei 2018 mereka semua akan diterjunkan bertanding di Hongkong SEA Master,” jelas Oegreoseno.

Seperti diketahui timnas putri Indonesia baru saja mengukir sukses luar biasa di Swedia. Dalam kejuaraan dunia tersebut yaitu kejuaraan Liebherr ITTF di Halmstad Swedia 29 April hingga 6 Mei 2018 timnas putri berhasil meraih juara pertama untuk kompetisi divisi 3 dengan mengalahkan Malaysia 3-0.

Atas prestasi itu  peringkat mereka naik dari divisi tiga ke divisi dua.

Pertandingan-pertandingan yang dijalani baik kejuaraan dunia di Swedia, maupun nanti di Hongkong SEA Master, semuanya dalam rangka persiapan yang harus dilakukan secara maksimal untuk sukses besar di Asian Games.

Setelah itu masih ada ujicoba lain seperti ITTF World Tour platinum, dan Hang Seng Hong Kong Open serta China Open. Tentu masa ujicoba yang demikian panjang dan dalam waktu yang ketat adalah karena kita ingin meraih prestasi yang terbaik dalam Asian Games mendatang terang mantan Waka Polri ini.

Target Indonesia di Asian Games adalah dua medali perak. Keduanya diharapkan bisa diraih dari nomor beregu putra dan ganda campuran. Siapa tahu dengan sukses di Swedia, timnas putri yang tadinya hanya berharap meraih medali perunggu ternyata bisa sukses meraih perak di Asian Games.

“Mudah-mudahan dengan persiapan yang matang di China dan mengikuti sejumlah turnamen internasional tim tenis meja Indonesia bisa berhasil meraih target dua medali perak dan dua medali perunggu,” harap Oegroseno.

Tentu masyarakat tenis meja perlu memberi acungan jempol untuk Ketua Umum PP PTMSI, Komjen Pol (Purn) Drs Oegroseno, atas serangkaian prestasi yang diraih dalam persiapan ke Asian Games 2018 kali ini.

Dia berhasil menata prestasi timnas tenis meja Indonesia pada saat kondisi organisasi tenis meja terbelah menjadi dua atau tiga keping kepengurusan. Inilah yang luar biasanya Oegroseno. [PJ/Mike Wangge]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here