Icuk Sugiarto Apresiasi Terobosan PP PGSI

0
50
Agus Pebrianto bersama Icuk Sugiarto (Foto/Adhi-PJ)

POROSJAKARTA.COM, SUKABUMI – Pelatnas gulat Asian Games XVIII/2018 direncanakan digelar di Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) di Cisaat, Sukabumi, mulai pekan ketiga Februari hingga sekitar dua bulan kedepan. Setelah itu, para pegulat pelatnas akan melanjutkan pelatihannya di Bulgaria, seraya menjalani serangkaian try-out di salah satu negara Eropa yang menjadi barometer kekuatan gulat dunia itu.

Sehubungan dengan rencana dilakukannya pelatnas di ISTC ini PP PGSI mengutus Agus Pebrianto untuk melihat sejauh mana kesiapan pusat pelatihan olahraga milik legenda bulu tangkis nasional Icuk Sugiarto tersebut menerima sebanyak 18 pegulat dan lima pelatih. Dari peninjauan yang dilakukan salah satu ketua PP PGSI 2018-2022 itu, Sabtu (10/2/2018), disebutkan jika Icuk Sugiarto sangat mengapresiasi terobosan baru yang dilakukan PP PGSI 2018-2022 pimpinan Trimedya Panjaitan ini.

“Pak Icuk sendiri nanti yang akan menyampaikan kesiapan ISTC menerima para pegulat pelatnas kepada pak Trimedya Panjaitan dan pak Gusti Randa selalu ketua bidang pembinaan prestasi sekaligus manajer timnas gulat Asian Games XVIII/2018,” ujar Agus Pebrianto seusai peninjauan ke ISTC, Sabtu (10/2/2018) sore.

Agus Pebrianto dijamu Icuk Sugiarto dan istrinya, Nina Yaroh. (Foto/Adhi-PJ)

Agus Pebrianto didampingi Icuk melihat-lihat pusat pelatihan seluas sekitar empat hektar yang terlihat asri dan nyaman itu. ISTC dilengkapi  berbagai sarana pelatihan fisik, termasuk perangkat fitness yang dulunya dipakai para atlet nasional di pusat pelatihan fitness Senayan. “Seluruh perangkat fitness di sana saya beli dan tempatkan di sini. Ini sangat bersejarah karena dulunya dimanfaatkan para atlet nasional,” papar Icuk.

Icuk juga tidak keberatan jika harus melengkapi sarana khusus fitness untuk para pegulat, termasuk sauna. Ia menunjukkan gedung yang direncanakan untuk pelatihan gulat, dengan dua matras bisa ditempatkan di sana. Di sana ada juga lapangan futsal outdoor, serta sarana baru seperti rafting.

Saat ini ISTC sudah menjadi ‘kawah candradimuka’ bagi puiuhan atlet sepak takraw yang juga diproyeksikan ke Asian Games XVIII/2018. Tim sepak takraw sudah sejak 20 Januari 2018 menjalani pelatnas di sana, termasuk dengan tim cadangan. “Mereka sampai Desember 2018,” jelas Icuk, yang juga anggota tim monitoring pelatnas Asian Games XVIII/2018 dari KONI Pusat.

Terkait dengan rencana digelarnya pelatnas gulat di ISTC ini, Icuk Sugiarto juga menyatakan kesiapannya untuk turut membantu memberikan ‘pencerahan’ kepada para pegulat pelatnas. “PP PGSI sudah mencoba memberikan yang terbaik, sekarang tinggal bagaimana para atlet atau teman-teman pegulat mengapresiasinya,” ujar juara dunia bulu tangkis 1983 itu.

Icuk kemudian mencontohkan pencapaiannya sekarang ini, yang harus diperjuangkannya secara susah payah. “Tidak ada yang datang secara tiba-tiba. Saya juga pernah tidak punya apa-apa,” tutur ayah dari Tommy Sugiarto itu. [PJ/Adhi]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here