Implementasikan Industri 4.0, Pemerintah Siapkan Pelatihan

0
22
Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto (Foto/Ist)

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Agar seluruh pihak dapat memahami berbagai perkembangan dari dampak revolusi industri 4.0. Pemerintah tengah menyiapkan program pelatihan mengenai implementasi Industri 4.0 kepada pegawai di lingkungan pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun swasta.

“Ke depan, dengan masuknya era digitalisasi ini, perubahan bukan hanya terjadi di pihak swasta atau pelaku ekonomi saja, tapi juga dari pemerintah,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto seusai melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Airlangga mengatakan, Menristekdikti dan Gubernur Lemhanas akan membuat kurikulum-kurikulum yang terkait dengan implementasi Industri 4.0 di Tanah Air. Ini merupakan langkah pemerintah setelah peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0 yang diinisiasi Kemenperin dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (4/4) lalu.

“Teknisnya terus dibahas, tahun ini dan tahun depan dibentuk ad hoc terlebih dahulu. Tapi pelatihan dari segi pemerintah, dilakukan mulai tahun ini,” tuturnya. Awalnya, pelatihan akan diikuti sekitar 80 orang, dengan harapan mereka dapat menjadi pelatih bagi lembaga yang lain,” ujarnya.

“Setelah itu, dilakukan lagi pelatihan untuk 1000 peserta yang berasal dari berbagai kalangan seperti kementrian/lembaga eselon I sampai IV, swasta dan BUMN, LSM, hingga TNI-Polri. “Jadi, semua harus siap dengan adanya perubahan era digital ini, karena biasanya offline menjadi online,” tambah Airlangga.

Menurutnya, internet of things merupakan salah satu teknologi yang diterapkan di sektor industri dan menjadi ciri implementasi Industri 4.0 dalam upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas.

“Ada lima sektor industri yang akan fokus digarap secara maksimal, yaitu industri tekstil, elektronik,  otomotif, kimia, serta makanan dan minuman,” terangnya.

Airlangga menambahkan, implementasi Industri 4.0 sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Targetnya adalah perekonomian Indonesia masuk 10 besar di dunia pada tahun 2030.

“Aspirasi itu tentunya akan meningkatkan produktivitas, meningkatkan inovasi, dan meningkatkan kesejahteraan,” tandasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here