Konser Musik Batavia Fanfare “Tribute to Benyamin S” Akan Digelar April 2018

0
74
Gb (ki-ka) Yayat S. Soelaeman (Ketua Umum Yayasan Gita Jaya Semesta), Hari Purwanto (Musik Direktur, Wakil Direktur YP Cikini), Ketua Panitia Konser Musik, Merwyn Nainggolan, dan Susiyanto (Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah YP Cikini) usai Konprensi Pers di YP Cikini Jakarta, Senin (12/3). (Foto: PJ/Zaki)

POROSJAKARTA.COM, MENTENG – Yayasan Gita Jaya Semesta yang bekerjasama dengan Yayasan Perguruan Cikini, akan menyelenggarakan Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin Sueb di Gedung Kesenian Jakarta, Jalan Gedung Kesenian No 1, Pasar Baru Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu 18 April 2018, Pukul 19.30-22.30 WIB.

Menurut Ketua Dewan Penasehat Yayasan Gita Jaya Semesta, Steven Setiabudi Musa, pegelaran konser musik Batavia ini sebagai wujud kecintaannya terhadap pelestarian pengembangan dan pelestarian seni budaya Betawi yang hampir punah.

Maka dari itu, tambah anggota komisi E DPRD DKI  Jakarta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, bahwa semua pihak tidak bisa membiarkan seni budaya daerah itu punah tergerus oleh zaman.

“Saat ini saya melihat masyarakat mulai meninggalkaannya. Lantas siapa lagi yang akan menghargai kekayaan seni budaya lokal jika bukan kita sendiri, “ujar Steven, sapaan akrabnya pada Konprensi Pers di Yayasan Perguruan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Alangkah baiknya, tambah dia, jika pihak-pihak yang berkompeten menyadari hal ini dengan cara melakukan berbagai aksi nyata untuk mencegah semakin tergerusnya budaya Betawi. Apalagi Kota Betawi, lebih dikenal Jakarta Ibu Kota Negara Indonesia, harus mengedepankan budayanya.

Jadi, mulai sekarang semua pihak, baik itu pemerintah daerah, para tokoh, pelaku seni maupun masyarakat tidak perlu saling menyalahkan dengan kondisi saat ini, namun yang perlu dilakukan adalah memulai gerakan atau aksi nyata.

Yang jelas, gerakan nyata itu dia buktikan dengan menggelar pertunjukan musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin Sueb, bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Yayasan Perguruan Cikini Jakarta.

Sekali lagi, kata Steven, dirinya sangat mengapresiasi apabila ada perseorangan atau lembaga yang telah bergerak nyata.

Bergerak melakukan aksi-aksi pengembangan dan pelestarian seni budaya Betawi, termasuk mengumandangkan kembali Gambang Kromong dan lagu-lagu Benyamin S.

Seni musik Betawi, bukan hanya identik dengan Gambang Kromong dan Benyamin S, tetapi banyak yang lainnya seperti, Tanjidor, Kroncong Betawi atau lagu-lagu karya komponis Betawi, Ismail Marzuki.

“Saya sendiri dari dulu suka dengan lagu-lagu Bunyamin S. Saya bersyukur   impian saya terwujud untuk selenggarakan konser ini, “pungkas Steven.

Sementara itu ketua panitia, Merwyn Nainggolan mengatakan, pada pegelaran nanti, baik pemusiknya, penyanyinya itu sepenuhnya oleh yayasan, Sekolah Menengah Musik Perguruan Cikini.

Maka dari itu dia berharap, Konser Musik Batavia Fanfare-Tribute to Benyamin S, sukses  dan budaya Betawi kembali lagi terangkat ditengah-tengah publik.

Disamping itu, anak-anak mudanya terutama pelajar bisa mengetahui tentang budaya Betawi. Pertunjukan-pertunjukan seni Budaya Betawi semakin diapresiasi dan diminati oleh anak-anak muda sekarang.

“Intinya, target acara ini misi dan tujuannya bisa terwujud, salah satunya membangkitkan kembali khazanah musik-musik Betawi, “ujar Merwyn. [PJ/Abuzakir Ahmad]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here