Mulai Berlaku Ganjil Genap Di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur

0
20

BEKASI, PJ– Mulai hari ini, Senin 12 Maret 2018,  diberlakukan peraturan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai pukul 06.00-09.00 WIB, sebagai salah satu upaya mengatasi kepadatan kendaraan menuju Jakarta.

Seperti dikatakan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihatono, ada tiga rencana yang mulai diterapkan hari ini, Senin 12 Maret 2018. Pertama adalah pembatasan jam operasional truk angkutan barang kategori III, IV dan V melintas di ruas jalan tol Jakarta Cikampek dari kedua arah. Kebijakan dilaksanakan Senin sampai Jumat pukul 06.00 – 09.00 WIB

Kebijakan kedua adalah penyediaan lajur bus atau angkutan umum di dalam tol. Lajur satu khusus untuk kendaraan umum. Dengan adanya lajur khusus tersebut waktu tempuh angkutan umum akan semakin cepat. Tujuannya menarik minat masyarakat komuter berpindah ke angkutan umum.

Paket ketiga adalah penerapan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Sama seperti aturan ganjil genap di jalan protokol kota Jakarta, kendaraan berpelat nomor genap hanya boleh melintas pada tanggal genap, dan sebaliknya kendaraan berpelat nomor ganjil pada tanggal ganjil. Kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal hari tersebut boleh masuk tol melalui gerbang tol lain seperti gerbang tol Tambun, Jatiasih atau Pondok Gede.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihatono mengatakan, paket kebijakan tujuannya mengurai kemacetan tol Jakarta-Cikampek yang sudah berdasarkan kajian dan analisis yang matang.

“Paket kebijakan ini jangan dipandang hanya untuk memindahkan kepadatan saja. Tujuan utamanya mendorong masyarakat beralih dan tertarik menggunakan angkutan umum. Ada bus premium, ada kantung parkir dengan tarif flat, ada lajur khusus angkutan umum di tol. Harapannya bisa berpindah,” ujar Bambang.

Menurut BPTJ, dalam kondisi puncak setiap harinya gerbang tol Bekasi Barat dipenuhi sekitar 4.400 kendaraan. Adanya kebijakan ini diharapkan mengurangi hingga 50 persen kepadatan di kedua gerbang tol tersebut.

BPTJ menambah armada layanan bus Transjabodetabek Premium. Bus-bus yang memiliki rute langsung ke kota Jakarta ini disiapkan di titik-titik strategis agar masyarakat tertarik untuk beralih ke angkutan umum.

Rencananya ada 60 unit armada bus yang siap melayani masyarakat menuju Jakarta. Tarifnya Rp 20.000, masyarkat dapat merasakan layanan bus premium seperti jaringan Wi-Fi, reclining seat, AC dan tujuan strategis di Jakarta.[]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here