SKO Ragunan Kirim Dua Lifter di Kejuaraan Asia 2018 Uzbekistan

0
14
Atlet Angkat Besi Putri Juliana Klarisa. (Foto/Dok)

POROSJAKARTA.COM, CAWANG – Setelah melahirkan pesepakbola andal Egy Maulana Vikri yang beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicaraan dunia, upaya serupa terus dilakukan SKO Ragunan guna menciptakan atlet-atlet andal lainnya dengan mengirimkan atlet angkat besi usia remaja untuk bertarung di kejuaraan Asia bertajuk 19th Asian Youth Weightlifting Championships yang berlangsung di Urgench, Uzbekistan dari 20-30 April mendatang.

Menurut Budiarto, selaku kepala pelatih angkat besi SKO Ragunan yang berada di bawah Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, kejuaraan Asia ini merupakan kualifikasi Olympic Youth Argentina pada bulan Oktober tahun ini, meski demikian Indonesia telah meloloskan dua atletnya yakni satu putra dan satu putri pada even tersebut, hasil dari Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Bangkok, Thailand 3-10 April tahun lalu, sehingga ajang kejuaraan Asia hanya mencari peringkat.

Juliana Klarisa di kelas 53 kg putri dan Muhammad Faathir di kelas 56 kg putra remaja akan mewakili Indonesia di kejuaraan Asia yang diikuti oleh 28 negara tersebut.

Atlet Angkat Besi Putri Juliana Klarisa. (Foto/Dok)

Mereka yang tampil di kejuaraan Asia ini merupakan para juara nasional dikelasnya. Juliana merupakan juara dikelas 53 kg putri pada kejuaraan Satria Remaja yang berlangsung di Yogyakarta pada November 2017 lalu, sedangkan Faathir juara di kelas 50 kg putra pada ajang yang sama.

Meski hasil kejuaraan asia ini tak berpengaruh bagi Indonesia di Olimpiade Youth nanti, Budiarto pun berharap, keduanya mampu membawa pulang medali ke Tanah Air.

“Ajang ini sekaligus sebagai kualifikasi Olympic Youth, sehingga dipastikan persaingan akan sengit. Oleh karena itu, kejuaraan ini sekaligus sebagai pengasah mental bagi mereka dan memperbaiki angkatan mereka sebelumnya,” ungkap Budi.

Kendati Indonesia telah meloloskan dua perwakilannya di Olympic Youth melalui cabor angkat besi ini, namun belum ada jaminan bagi Klarisa dan Faathir untuk mewakili Merah-Putih diajang tersebut, meski dirinya melakoni kejuaraan Asia, lantaran memang belum menentukan siapa yang akan menjadi wakil Indonesia diajang tersebut.

Budi pun mengatakan bahwa penentuan wakli Indonesia Olimpiade Youth Argentina menunggu hasil seleksi nasional. “Pada bulan Juli mendatang akan diadakan kejuaraan Satria Internasional di Bali. Kejuaraan tersebut menjadi ajang seleksi nasional untuk menentukan siapa yang mewakili Indonesia di Olympic Youth nanti, sehingga peluang masih terbuka bagi atlet lainnya untuk menunjukkan dirinya layak menjadi perwakilan Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut terkait Olympic Youth, Budi mengatakan bahwa tim Merah Putih berpeluang mendapatkan medali di kelas 48 kg atau kelas 53 kg putri, sehingga persaingan sengit disektor putri pun terjadi dilevel nasional, seperti halnya terdapat nama Windi Cantika asal PPLP Jabar, Napisatul dari Jateng dan Pinata Sari asal lampung yang tampil dikelas 48 kg.

“Di sektor putri, Indonesia berpeluang mendapatkan medali di kelas 48 kg dan kelas 53 kg, alhasil yang terbaik dari dua kelas itulah yang akan kita kirim, sehingga pesaing Klarisa untuk mewakili Indonesia di Olympic Youth nanti ada di kelas 48 kg, karena hanya satu slot yang kita kirim disektor ini. Intinya, siapapun yang terbaik dan berpeluang mendapatkan medali, itu yang kita kirim sebagai wakil Indonesia,” ungkap Budi.

Atlet Angkat Besi Putri Juliana Klarisa. (Foto/Dok)

Sementara itu disektor putra, Indonesia akan bermain dikelas 56 kg atau kelas 62 kg. Muhammad Faathir yang kini tampil di kelas 56 kg, akan mendapatkan persaingan ketat dari rekannya Albin

Disisi lain, saat ini SKO Ragunan cabor angkat besi tengah membina enam atlet yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri. Dimana salahsatu atlet putrinya dikelas 48 kg atas nama Yolanda Putri, kini tengah menjalani pelatnas Asian Games.

“Alhamdulillah, walau baru dua tahun perjalanan berdirinya cabor angkat besi di SKO Ragunan, kami mampu menyumbangkan atlet bagi pelatnas, semoga kedepannya kembali lahir atlet-atlet andal sebagai regenerasi para seniornya yang telah sukses mengharumkan nama bangsa dan negara,” tutupnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here